SAMARINDA (29/10/2027) — Prestasi membanggakan di kancah internasional kembali diukir oleh civitas akademika Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani Samarinda). Dosen dan peneliti Politani Samarinda, Haryatie Sarie, secara resmi diundang untuk menyerahkan manuskrip ilmiah lengkapnya pada topik riset internasional bertajuk "Next-Generation Agronomic Biofortification for Human Nutrition and Food Security".
Riset internasional ini dipublikasikan melalui konsorsium jurnal bereputasi tinggi terindeks Scopus Q1 dan Web of Science (WoS), yakni Frontiers in Agronomy (Impact Factor: 4.2 / CiteScore: 6.8) serta Frontiers in Soil Science (Impact Factor: 6.0 / CiteScore: 7.8).
Undangan ini diterima setelah ringkasan naskah (manuscript summary) yang diajukan berhasil lolos seleksi awal. Penelitian yang diusung Haryatie Sarie bertajuk "Interactive Effects of Patchouli Cover Cropping and Soil Amendments on Soil Fertility and Nutrient Cycling in Coal Post-Mining and Natural Lands".
Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan tanaman penutup nilam (Pogostemon cablin) dan bahan pembenah tanah (soil amendments) untuk memulihkan kesuburan serta daur nutrisi tanah, khususnya pada lahan bekas tambang batu bara dan lahan alami. Inovasi ini menjadi solusi strategis dan relevan bagi pemulihan ekosistem pascatambang di Kalimantan Timur sekaligus mendukung ketahanan pangan global.
Berdasarkan ketentuan pengelola jurnal, naskah utuh (full manuscript) dijadwalkan untuk dikirimkan paling lambat pada 26 Februari 2027. Naskah selanjutnya akan melalui tahap penelaahan sejawat interaktif (collaborative peer-review), di mana penulis berdiskusi langsung secara daring dengan para editor dan reviewer internasional terkemuka sebelum diterbitkan secara open-access.
Capaian di jurnal kelas dunia (Q1) ini semakin mempertegas komitmen Politani Samarinda dalam menghasilkan riset-riset unggulan yang berdaya saing global serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. (Sumber: Haryatie Sarie)
Riset internasional ini dipublikasikan melalui konsorsium jurnal bereputasi tinggi terindeks Scopus Q1 dan Web of Science (WoS), yakni Frontiers in Agronomy (Impact Factor: 4.2 / CiteScore: 6.8) serta Frontiers in Soil Science (Impact Factor: 6.0 / CiteScore: 7.8).
Undangan ini diterima setelah ringkasan naskah (manuscript summary) yang diajukan berhasil lolos seleksi awal. Penelitian yang diusung Haryatie Sarie bertajuk "Interactive Effects of Patchouli Cover Cropping and Soil Amendments on Soil Fertility and Nutrient Cycling in Coal Post-Mining and Natural Lands".
Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan tanaman penutup nilam (Pogostemon cablin) dan bahan pembenah tanah (soil amendments) untuk memulihkan kesuburan serta daur nutrisi tanah, khususnya pada lahan bekas tambang batu bara dan lahan alami. Inovasi ini menjadi solusi strategis dan relevan bagi pemulihan ekosistem pascatambang di Kalimantan Timur sekaligus mendukung ketahanan pangan global.
Berdasarkan ketentuan pengelola jurnal, naskah utuh (full manuscript) dijadwalkan untuk dikirimkan paling lambat pada 26 Februari 2027. Naskah selanjutnya akan melalui tahap penelaahan sejawat interaktif (collaborative peer-review), di mana penulis berdiskusi langsung secara daring dengan para editor dan reviewer internasional terkemuka sebelum diterbitkan secara open-access.
Capaian di jurnal kelas dunia (Q1) ini semakin mempertegas komitmen Politani Samarinda dalam menghasilkan riset-riset unggulan yang berdaya saing global serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. (Sumber: Haryatie Sarie)