Berakar pada Ilmu, Bertumbuh dengan Inovasi

Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Pusat Pendidikan Vokasi Pertanian untuk Masa Depan Bangsa Serta Membangun Generasi Unggul, Berdaya Saing, dan Inovatif.

Berakar pada Ilmu, Bertumbuh dengan Inovasi

Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Pusat Pendidikan Vokasi Pertanian untuk Masa Depan Bangsa Serta Membangun Generasi Unggul, Berdaya Saing, dan Inovatif.

Mahasiswa

1.245

Jurusan Unggulan

3

Program Studi

14

Tenaga Pendidik

130

Alumni

5.696

Siap Membangun Masa Depanmu?

Mencetak generasi unggul di bidang pertanian, kehutanan, dan teknologi terapan dengan fasilitas lengkap dan tenaga pendidik berpengalaman.

Sambutan

Direktur Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Selamat datang di Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Kami hadir untuk melahirkan generasi inovatif, tangguh, dan berintegritas. Dengan kurikulum vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri, POLITANI siap menjadi mitra strategis pembangunan pertanian Indonesia. Bersama, kita tumbuhkan ilmu, inovasi, dan keberlanjutan untuk masa depan bangsa.

Hamka, S.TP.,M.Sc., MP
Direktur
Berita Kampus

Kabar Seputar Kampus

Informasi Umum  •  4 Desember 2025
Lestarikan Bahasa Kutai, Politani Samarinda dan BRIDA Kaltim Lakukan Kajian Hingga ke Kawasan IKN

Samarinda — Upaya pelestarian Bahasa Kutai sebagai bahasa daerah asli Kalimantan Timur semakin diperkuat melalui kolaborasi antara Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani Samarinda) dan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini berada di bawah arahan Kepala BRIDA Kaltim dengan pelaksana tim peneliti: Eny Maria, S.Kom., M.Cs; Imron, S.Pd., M.Eng; Bagus Satria, S.Kom., M.Kom; Dr. Suswanto, S.Pd., M.Pd; dan Tina Tri Wulansari, S.Kom., M.T.I. Program ini merupakan bagian dari Kolaborasi Riset dan Inovasi Strategis (KRIS) Kaltim 2025. kajian di Kutai Kartanegara menunjukkan bahwa Bahasa Kutai telah diwajibkan sebagai mata pelajaran muatan lokal mulai dari SD hingga SMP. Namun sejumlah sekolah masih menghadapi keterbatasan guru penutur asli. Di Anggana, sekolah yang dipimpin kepala sekolah penutur Kutai dapat menjalankan pembelajaran dengan baik, sedangkan sekolah lain harus mengandalkan modul serta pelatihan dari dinas pendidikan. Di Kota Samarinda, melalui Perwali Nomor 15 Tahun 2022, Bahasa Kutai resmi diajarkan di SD dan SMP dengan buku ajar lengkap dan QR Code panduan pelafalan sesuai dialek Kutai. Kebijakan ini memperlihatkan keseriusan kota multietnis tersebut dalam menjaga bahasa daerah. Sementara itu di Kutai Timur, tim menemukan sekitar 10 persen penduduk Kelurahan Singa Geweh masih merupakan warga bersuku Kutai. Dinas pendidikan setempat juga telah menyusun modul Bahasa Kutai untuk kelas 1–6 dan menjadikannya muatan lokal wajib. Namun, ketersediaan tenaga pengajar berkompetensi bahasa Kutai masih menjadi tantangan utama. Berbeda dengan kondisi tersebut, Tim kajian di Kecamatan Sepaku yang merupakan wilayah pusat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), menemukan bahwa mayoritas penduduk adalah transmigran asal Jawa Timur dan tidak terdapat penutur suku Kutai di wilayah tersebut. Selain itu, di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Paser, bahasa daerah yang diajarkan di sekolah adalah Bahasa Paser, sehingga pembelajaran Bahasa Kutai belum dapat diterapkan di kawasan penyangga IKN. Untuk memperkuat rekomendasi kebijakan, tim melakukan studi banding ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Bersama tim ahli Dr. H. Nursobah, M.Kom (STMIK Widya Cipta Dharma). Dari pertemuan dengan Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa, diperoleh masukan strategis mengenai penyusunan kurikulum bahasa daerah, penguatan regulasi, serta mekanisme penyediaan tenaga pengajar melalui kerja sama perguruan tinggi dan Balai Bahasa. BRIDA Kaltim menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran Bahasa Kutai sangat mendesak, termasuk penggunaan aplikasi, kamus digital, serta media interaktif untuk mendukung guru non-penutur asli dan menarik minat generasi muda. Melalui kajian ini Dr.M. Ir. H. Fitriansyah, S.T., M.M (Kepala BRIDA Kaltim) menegaskan pentingnya percepatan pembentukan Program Studi Pendidikan Bahasa Kutai bekerja sama dengan perguruan tinggi. Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan tenaga pengajar profesional dalam empat hingga lima tahun mendatang, sekaligus memastikan Bahasa Kutai tetap hidup dan menjadi identitas budaya Kalimantan Timur di era pembangunan Ibu Kota Nusantara.  

Kerja Sama

Kemitraan & Kolaborasi Strategis

Menjalin kemitraan strategis dengan masyarakat melalui pendidikan dan penelitian

01

Pemerintah

Kemitraan Strategis

POLITANI bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan, peningkatan kualitas SDM, serta penerapan teknologi tepat guna.

 Selengkapnya

02

Perusahaan

Kolaborasi Dunia Industri

POLITANI menjalin kerja sama dengan perusahaan untuk memperkuat link and match kurikulum vokasi, menyediakan program magang, penelitian terapan, serta peluang kerja bagi mahasiswa.

 Selengkapnya

03

Organisasi

Kemasyarakatan

POLITANI bermitra dengan organisasi kemasyarakatan melalui pendampingan, edukasi, dan transfer teknologi pertanian guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat.

 Selengkapnya
Program Studi

Prodi Unggul Menuju Generasi Berdaya Saing

Dengan pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada industri dan riset terapan, program studi kami membantu mahasiswa menjadi inovator muda yang siap memberi dampak positif di bidangnya masing-masing.

Temukan Kampus

Lokasi Politani Samarinda

Politeknik Pertanian Negeri Samarinda berlokasi di Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda. Letaknya strategis di tepi Sungai Mahakam dengan lingkungan hijau dan asri yang mendukung kegiatan akademik serta penelitian.