Samarinda – Program Studi Pengelolaan Perkebunan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda menggelar kegiatan Santiaji Magang Industri 2 pada Selasa, 28 Juli 2026, bertempat di Ruang Kuliah Umum kampus Politani Samarinda. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa secara komprehensif sebelum terjun ke dunia industri perkebunan. Acara dibuka secara resmi oleh Koordinator Program Studi Pengelolaan Perkebunan, Dr. Sukariyan, S.Hut., M.P., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya magang sebagai jembatan antara teori dan praktik, serta mengajak mahasiswa menjadi agen perubahan yang mengusung prinsip perkebunan berkelanjutan.
Hadir sebagai pemateri pertama, Ir. Asmirilda, M.P., selaku Kepala Bidang Perkebunan Berkelanjutan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, yang menyampaikan materi tentang transformasi sektor perkebunan menuju ekonomi hijau yang selaras dengan aspek ekologi dan sosial. Sesi kedua menghadirkan Abdul Fattah dari PT Telaga Prima Agro, yang memberikan wawasan praktis mengenai budaya kerja, pengelolaan kebun, serta tantangan nyata di lapangan yang akan dihadapi para mahasiswa saat menjalani masa magang.
Santiaji yang merupakan bagian dari kurikulum wajib program studi ini berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, dengan harapan mahasiswa tidak hanya siap secara teknis dan mental, tetapi juga mampu membangun jejaring profesional sebelum melangkah ke perusahaan mitra. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang hangat, menandakan kesiapan mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di dunia perkebunan secara nyata dan bertanggung jawab.
Hadir sebagai pemateri pertama, Ir. Asmirilda, M.P., selaku Kepala Bidang Perkebunan Berkelanjutan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, yang menyampaikan materi tentang transformasi sektor perkebunan menuju ekonomi hijau yang selaras dengan aspek ekologi dan sosial. Sesi kedua menghadirkan Abdul Fattah dari PT Telaga Prima Agro, yang memberikan wawasan praktis mengenai budaya kerja, pengelolaan kebun, serta tantangan nyata di lapangan yang akan dihadapi para mahasiswa saat menjalani masa magang.
Santiaji yang merupakan bagian dari kurikulum wajib program studi ini berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, dengan harapan mahasiswa tidak hanya siap secara teknis dan mental, tetapi juga mampu membangun jejaring profesional sebelum melangkah ke perusahaan mitra. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang hangat, menandakan kesiapan mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di dunia perkebunan secara nyata dan bertanggung jawab.