Politani Samarinda Perkuat Strategi Komunikasi Institusi melalui Rakor Humas dan Protokol KEMDIKTISAINTEK 2026

Politani Samarinda Perkuat Strategi Komunikasi Institusi melalui Rakor Humas dan Protokol KEMDIKTISAINTEK 2026
Samarinda, 04 Juni 2026 – Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Samarinda menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan komunikasi publik pendidikan tinggi dengan berpartisipasi pada Rapat Koordinasi (Rakor) Humas dan Protokol Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Universitas Indonesia, Depok, pada 3 Juni 2026.

Dalam kegiatan berskala nasional tersebut, Politani Samarinda diwakili oleh Puspita, S.E., M.Pd., selaku Koordinator Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (KUPA TIK). Kehadiran Politani Samarinda menjadi bagian dari upaya institusi untuk terus memperkuat peran kehumasan dan komunikasi publik dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang berdampak bagi masyarakat.

Rakor Humas dan Protokol 2026 diikuti oleh sekitar 350 peserta yang terdiri atas perwakilan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), 17 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), serta unit kerja di lingkungan Kemdiktisaintek. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta menyelaraskan arah komunikasi publik pendidikan tinggi di Indonesia.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, dalam arahannya menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai pusat inovasi dan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Oleh karena itu, fungsi humas dan protokol memiliki peran yang semakin strategis dalam membangun narasi, menyampaikan capaian, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi.

Sejalan dengan semangat tersebut, keikutsertaan Politani Samarinda dalam Rakor Humas dan Protokol 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas institusi dalam mengelola komunikasi yang lebih efektif, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Berbagai materi yang disampaikan selama kegiatan mencakup komunikasi publik pendidikan tinggi, komunikasi riset dan inovasi, komunikasi krisis, transformasi kehumasan di era kecerdasan artifisial (AI), hingga penguatan fungsi keprotokolan.

Bagi Politani Samarinda, penguatan fungsi komunikasi publik merupakan bagian penting dalam mendukung visi institusi sebagai perguruan tinggi vokasi yang unggul dan berdaya saing. Melalui komunikasi yang terencana dan strategis, berbagai program pendidikan, penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, inovasi, hingga prestasi sivitas akademika dapat tersampaikan secara luas dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Partisipasi aktif dalam forum nasional ini juga membuka peluang bagi Politani Samarinda untuk memperluas jejaring, berbagi praktik baik dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia, serta mengadopsi berbagai inovasi dalam pengelolaan kehumasan dan layanan informasi publik. Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama rakor diharapkan dapat menjadi bekal dalam memperkuat tata kelola komunikasi institusi yang transparan, responsif, dan berdampak.

Melalui keterlibatan dalam Rakor Humas dan Protokol 2026, Politani Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi dan komunikasi publik, sekaligus memperkuat branding institusi di tingkat regional maupun nasional. Langkah ini sejalan dengan upaya Kemdiktisaintek dalam mendorong perguruan tinggi agar mampu mengomunikasikan berbagai kebijakan, inovasi, dan capaian secara efektif, sehingga keberadaan kampus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan bangsa. (HUMAS)
TULIS KOMENTAR ANDA