SAMARINDA (20/05/2026) — Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani Samarinda) terus memperluas jejaring internasional dan memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang adaptif dan berdampak melalui partisipasi aktif dalam program Faculty Training Program yang diselenggarakan oleh Guangxi Eco-Engineering Vocational & Technical College, Liuzhou, Guangxi Zhuang Autonomous Region, Tiongkok, pada Mei 2026.
Kegiatan pelatihan internasional ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia. Politani Samarinda turut mengambil peran strategis melalui keikutsertaan Direktur Politani Samarinda, Hamka, S.TP., M.Sc., M.P., bersama dosen Politani Samarinda, Puspita, S.E., M.Pd., sebagai peserta program pelatihan.
Program ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama pendidikan vokasi Indonesia–Tiongkok melalui China–Indonesia TVET Industry-Education Alliance 2026 yang berfokus pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan teknologi terapan, serta penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan industri.
Pelatihan dilaksanakan dalam tiga skema utama, yaitu
1. Eucalyptus Growing and Caring Techniques
2. Protective Solanaceous Vegetables Growing Techniques
3. Floral Arts and Crafts.
Seluruh program dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran berbasis praktik, teknologi, dan kebutuhan industri global.
Keikutsertaan Politani Samarinda dalam program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi vokasi yang selaras dengan semangat “Kampus Berdampak”. Melalui penguatan kompetensi dosen dan perluasan jejaring internasional, hasil dari program ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam pengembangan pembelajaran, peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi teknologi terapan, serta pemberdayaan masyarakat.
Selain memperkuat kapasitas akademik, partisipasi aktif Politani Samarinda dalam forum internasional juga semakin menegaskan posisi kampus sebagai institusi pendidikan vokasi yang mampu bersaing di tingkat global dan berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian dan teknologi terapan di Indonesia.
Politani Samarinda terus berkomitmen menghadirkan pendidikan vokasi yang unggul, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi dunia pendidikan, industri, dan masyarakat luas. (HUMAS)
Kegiatan pelatihan internasional ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia. Politani Samarinda turut mengambil peran strategis melalui keikutsertaan Direktur Politani Samarinda, Hamka, S.TP., M.Sc., M.P., bersama dosen Politani Samarinda, Puspita, S.E., M.Pd., sebagai peserta program pelatihan.
Program ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama pendidikan vokasi Indonesia–Tiongkok melalui China–Indonesia TVET Industry-Education Alliance 2026 yang berfokus pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan teknologi terapan, serta penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan industri.
Pelatihan dilaksanakan dalam tiga skema utama, yaitu
1. Eucalyptus Growing and Caring Techniques
2. Protective Solanaceous Vegetables Growing Techniques
3. Floral Arts and Crafts.
Seluruh program dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran berbasis praktik, teknologi, dan kebutuhan industri global.
Keikutsertaan Politani Samarinda dalam program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi vokasi yang selaras dengan semangat “Kampus Berdampak”. Melalui penguatan kompetensi dosen dan perluasan jejaring internasional, hasil dari program ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam pengembangan pembelajaran, peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi teknologi terapan, serta pemberdayaan masyarakat.
Selain memperkuat kapasitas akademik, partisipasi aktif Politani Samarinda dalam forum internasional juga semakin menegaskan posisi kampus sebagai institusi pendidikan vokasi yang mampu bersaing di tingkat global dan berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian dan teknologi terapan di Indonesia.
Politani Samarinda terus berkomitmen menghadirkan pendidikan vokasi yang unggul, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi dunia pendidikan, industri, dan masyarakat luas. (HUMAS)