Politani Samarinda dan UPTD Pengawasan Benih Perkebunan Kaltim Koordinasikan Pengelolaan Sumber Daya Genetik Kopi Lokal

15 Oktober 2026

Politani Samarinda dan UPTD Pengawasan Benih Perkebunan Kaltim Koordinasikan Pengelolaan Sumber Daya Genetik Kopi Lokal
SAMARINDA (15/10/2026) – Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani Samarinda) menerima kunjungan dan koordinasi dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengawasan Benih Perkebunan, Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Direktur, Lantai 2 Gedung Direktorat Politani Samarinda ini membahas pengelolaan sumber daya genetik (SDG) kopi Kalimantan Timur serta rencana pelepasan varietas tanaman kopi lokal.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direktur Politani Samarinda, Dr. Heriad Daud Salusu, S.Hut., M.P., bersama Ketua dan Sekretaris Jurusan Pertanian serta para Ketua Program Studi di lingkungan Jurusan Pertanian.

Koordinasi ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi sumber daya genetik kopi di Kalimantan Timur yang perlu dikelola dan dikembangkan secara optimal. Berdasarkan surat UPTD Pengawasan Benih Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, hingga saat ini Kalimantan Timur belum memiliki varietas unggul lokal kopi yang terdaftar dan dilepas secara resmi.

Melalui kunjungan ini, dilakukan koordinasi dan konsultasi terkait rencana pelepasan varietas tanaman kopi Kalimantan Timur sebagai bagian dari upaya pengelolaan sumber daya genetik tumbuhan. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan komoditas kopi lokal melalui pengelolaan potensi genetik tanaman secara terarah.

Bagi Politani Samarinda, kegiatan ini menjadi ruang koordinasi antara perguruan tinggi vokasi dan instansi pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran pendidikan vokasi dalam pengembangan komoditas unggulan daerah, sekaligus mendukung upaya pelestarian dan pemanfaatan sumber daya genetik tanaman perkebunan di Kalimantan Timur.

Koordinasi pengelolaan sumber daya genetik kopi ini sejalan dengan pentingnya penguatan potensi perkebunan lokal melalui kolaborasi, pengembangan pengetahuan, dan pemanfaatan sumber daya pertanian secara berkelanjutan.

Melalui sinergi antara Politani Samarinda dan UPTD Pengawasan Benih Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, diharapkan potensi kopi lokal dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor perkebunan dan mendukung pembangunan pertanian daerah yang berkelanjutan. (HUMAS)
TULIS KOMENTAR ANDA