Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan Rapat Koordinasi Hubungan Masyarakat (Rakor Humas) Tahun 2021, kegiatan ini berlangsung dari tanggal 22 – 24 Februari 2021 di Alana  Yogyakarta  Hotel & Convention  Center JI. Palagan  Tentara  Pelajar  KM. 7, Mudal, Sariharjo, Kec. Ngaglik,  Kab. Sleman,  Yogyakarta. Peserta yang ikut dalam Rakor Humas dilingkungan Ditjen Pendidikan Vokasi  ini adalah para perwakilan humas dari seluruh satuan kerja di lingkungan Direktorat Jenderal  Pendidikan Vokasi, kegiatan ini dilaksanakan  secara daring dan luring dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Adapun Tema yang diangkat adalah: “Sinergi Humas Mewujudkan Vokasi Kuat Menguatkan Indonesia”.

Rakor Humas di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi kali ini dibuka secara langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto, Ph.D., sekaligus memberikan banyak arahan  mengenai Tantangan Fungsi Kehumasan. beliau mengatakan “Humas merupakan garda terdepan dari setiap perguruan tinggi, humas  harus mampu mengkomunikasikan semua kelebihan-kelebihan yang dimiliki kepada masyarakat dan harus  mampu mengkonter berita-berita dan informasi negatif dari media yang bisa menjalar ke pendidikan vokasi yang pada akhirnya branding vokasi tidak naik”, ungkap  Wikan. Lebih lanjut disampaikan bahwa kehumasan harus mampu menginformasikan bahwa anak SMK tidak hanya menjadi tukang, tetapi tukangnya yang ahli, tersertifikasi sampai keluar negeri atau menjadi pemimpin atau entreupreuneur”.

Wikan menjelaskan bahwa saat ini jamannya jaman milenial dimana informasi sangat berkembang dengan pesat dan cepat, kita harus mampu memanfaatkan media sosial yang ada saat ini seperti facebook, instagram, twitter, tiktok, youtube, dsb.  sebagai media informasi yang efektif dan efisien untuk mempublikasikan kegiatan, inovasi yang kita hasilkan, dengan jumlah follower yang tinggi, itu bisa dijadikan keberhasilan publikasi, kalau sampai kita tidak manfaatkan teknologi informasi,  kita akan ketinggalan”. 

Sementara itu Sekretaris Ditjen Pendidikan Vokasi Dr. Henri Tambunan dalam laporannya  mengatakan bahwa tujuan Rakor humas kali ini adalah dalam rangka menjalin koordinasi dan komunikasi antar satker di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi serta menyusun agenda setting program prioritas di bidang Humas dam Publikasi”, terangnya.  Menurutnya “Humas dan publikasi mempunyai peran penting dalam suatu instansi. Nama baik dan reputasi instansi dipertaruhkan di sini. Bisa dibilang humas merupakan nyawa dan ujung tombak instansi dalam menjalin hubungan baik, internal maupun eksternal serta dalam proses penyebaran informasi. Strategi komunikasi harus disusun secara sistematis dan terstruktur demi terciptanya humas yang solid, komunikatif, dan responsif”, Kerjasama berbagai pihak di lingkungan pendidikan vokasi tentunya sangat diperlukan guna menyebarluaskan informasi secara masif dan efektif terutama tugas sehari-hari kehumasan dan publikasi di masing-masing satker”, pungkasnya. (Humas/AL).