Mahasiswanya Juara, Direktur Politani Beri Penghargaan

Sebagai bentuk apresiasi Politani Samarinda terhadap prestasi yang dicapai mahasiswanya…

Mahasiswa Politani Samarinda Ukir Prestasi di Porprov Kaltim 2018

  • Muhammad Haidir Satria Jaya

    Muhammad Haidir Satria Jaya (paling kanan, jaket hijau) foto bersama seusai menerima medali perunggu pada Porprov Kaltim 2018

Meraih prestasi di bidang akademik bagi seorang mahasiswa adalah hal biasa. Namun akan berbeda jika seorang mahasiswa berhasil meraih prestasi di luar akademik, semisal olah raga silat. Tentu menjadi suatu kebanggan tersendiri. Adalah Muhammad Haidir Satria Jaya, mahasiswa Program Studi Teknologi Geomatika Politani Samarinda, berhasil meraih medali perunggu di ajang Porprov Kaltim 2018. Haidir turun di kelas H Dewasa 80 – 85 kg, membela kampung halamannya Balikpapan.  Walau harus kandas di babak semifinal, mahasiswa semester 3 Politani Samarinda ini mengaku bersyukur mampu menunaikan tugasnya di ajang paling bergengsi se-Kalimantan Timur. “Alhamdulillah bisa meraih perunggu Pak” tulis Haidir lewat pesan percakapan WhatsApp kepada Husmul Beze, Pembantu Direktur III Politani Samarinda seusai menerima kalungan medali.

Haidir menceritakan bahwa prestasi yang diraihnya ini bukan hasil sim salabim. Tapi lewat latihan dan kerja keras. Sejak TK dirinya telah berlatih di Perguruan Persinas Asad Balikpapan. Mulanya hanya coba-coba. Setelah berlatih beberapa lama pria berkaca mata ini mengaku jatuh cinta dengan olah raga pencak silat. Selain untuk menjaga diri, latihan silat yang ditekuninya belasan tahun  tersebut memberikan rasa percaya diri di pergaulan. Bukan hanya pergaulan dengan teman-teman se-kampus, Haidir mengaku jadi memiliki pergaulan lebih luas. Teman-teman se-perguruan dan sesama pegiat olah raga pencak silat seluruh Indonesia bisa dijalin. Apalagi komunikasi saat ini lebih mudah. Dengan perangkat telepon pintar, Haidir bisa berkomunikasi langsung dengan teman-temannya se-Indonesia. Bertukar informasi dan pengalaman. “Suatu saat Saya ingin membahagiakan orang tua Pak” tulis Haidir lagi lewat pesan percakapan WhatsApp kepada Husmul.

Direktur Politani Samarinda Hamka langsung mengucapkan selamat saat mengetahui salah satu mahasiswanya meraih prestasi  di ajang Porprov Kaltim 2018. Hamka berharap, munculnya beberapa prestasi dari mahasiswa di berbagai kejuaraan bisa memberikan semangat kepada mahasiswa lainnya untuk berprestasi. “Di bidang apapun prestasi mahasiswa, kita sebagai pengelola akan mengapresiasinya dan mendukungnya” ujarnya. (bz).

Gandeng Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Politani Peringati Hari AIDS sedunia

Peringatan hari AIDS sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Desember juga diperingati di Politani Samarinda tahun 2018 ini. Penggagas acara peringatan di Politani adalah UKM Musik Politani Samarinda. Acara yang dibalut dengan pentas musik tersebut cukup menarik minat mahasiswa di Politani Samarinda. Selain pentas musik, UKM Musik Politani juga menggelar pelatihan untuk volunteer HIV/AIDS  dengan menggandeng Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur. “Tema Kami tahun ini adalah mari berkarya untuk mencegah HIV/AIDS pada generas muda Indonesia” ujar Alif Amanda, Ketua UKM Musik Politani Samarinda yang didampingi wakilnya Mustafa Muli.

Selain untuk menggugah kesadaran sivitas akademika Politani Samarinda tentang adanya peringatan hari AIDS, acara tersebut juga ditujukan untuk mengingatkan kepada semua pihak bahwa penyakit AIDS  masih merupakan penyakit mematikan yang belum ada obatnya. Pengobatan yang dilakukan pada penyandang AIDS sejauh ini adalah baru sekadar upaya pengendalian perkembangan virus HIV agar tidak menyebar terlalu jauh. Belum sampai pada tahap penyembuhan.

Di sisi lain, penyandang AIDS ini ternyata tidak menyadari bahwa dirinya tertular penyakit tersebut. Menurut penelitian di Amerika menyebutkan bahwa 5 dari 10 penyandang AIDS tidak menyadari bahwa dirinya tengah mengidap penyakit yang disebabkan oleh virus HIV ini. Sebab gejala seseorang tertular AIDS seringkali belum terlihat di fase awal. Infeksi berat berulang yang merupakan salah satu tanda penyakit AIDS seringkali baru muncul pada fase akhir penyakit. Akibatnya deteksi dini terhadap penyakit ini terlambat diketahui.

Perkembangan jumlah penyandang HIV/AIDS di Kaltim dan di Indonesia sejauh ini juga masih merupakan angka prediksi. Angka yang ada saat ini hanya seperti puncak gunung es. Jumlah sebenarnya jauh lebih besar. Salah satu sebabnya adalah sebagian besar penyandang penyakit HIV/AIDS merasa malu untuk melaporkan dirinya kepada pihak yang berwenang. Masyarakat masih menghukum para penyandang AIDS dengan cara mengucilkannya.  Karena dianggap telah melanggar nilai sosial yang ada. Sebab masyarakat hanya tahu bahwa penyebaran HIV/AIDS terjadi akibat seks bebas dan pemakaian jarum suntik secara bersama. Perilaku pemakaian jarum ini biasa dilakukan pemakai narkoba.

Walau demikian, Alif mengharapkan agar sivitas akademika Politani Samarinda tidak menghindari atau bahkan menghukum penderita AIDS. Sebab penyakit AIDS tidak menular melalui udara, berbincang-bindang atau pun bersalaman. Penderita AIDS perlu mendapatkan dukungan dan semangat dari lingkungannya agar memiliki semangat hidup yang lebih tinggi.

Direktur Politani Samarinda Hamka menyambut baik ide dan karya mahasiswa Politani Samarinda. “Selama kegiatan mahasiswa itu untuk hal positif, Kami pengelola selalu mendukungnya” pungkasnya. (bz)

Politani Sabet Juara di Lampung Kompetisi Inovasi Teknologi Bidang Pertanian (AITEC)

  • Juara 3 AITEC

Mahasiswa Politani Samarinda berhasil meraih prestasi di tingkat nasional. Kali ini di Kompetisi Inovasi Teknologi Bidang Pertanian (AITEC) 2018 Lampung pada 26 – 29 November 2018 lalu. Tim Politani Samarinda yang diketuai oleh Aco Wahyudi berhasil meraih juara 3 menyingkirkan 20 tim peserta lainnya dari Politeknik seluruh Indonesia. Ilham Ilyas, mahasiswa wakil tim Politani Samarinda yang melakukan presentasi menyampaikan rasa syukurnya atas capaian yang telah diraih. Ilham mengaku tidak percaya saat timnya diumumkan sebagai juara ketiga dalam ajang paling bergengsi bagi mahasiswa Politeknik se-Indonesia di bidang pertanian itu. Sebab inovasi yang disampaikan oleh tim-tim Politeknik lainnya sangat bagus dan terbarukan. “Namun berkat doa Bapak Ibu Dosen, teman-teman, Saya sampaikan semua hasil inovasi yang telah dikerjakan tim” ujar Ilham.

Dalam kompetisi tersebut Tim Politani Samarinda menyampaikan inovasi tentang Sistem Smart ACE (Adjustment, Controlling and Evaluation) Soil untuk Komoditi Tanaman Perkebunan. Sistem ini mampu melakukan memberikan informasi akurat tentang kondisi tanah khususnya tingkat keasaman tanah. Selain itu sistem ini juga mampu melakukan kontrol dan evaluasi terhadap perubahan kondisi tanah. Dengan kemampuan tersebut maka kondisi tanah yang bagus untuk perkebunan  bisa terpantau. Sehingga mampu memberikan nutrisi dan kondisi paling maksimal untuk pertumbuhan tanaman.

Direktur Politani Samarinda Hamka menyatakan bangga atas raihan yang dicapai oleh mahasiswanya. Menurutnya prestasi ini merupakan salah satu bukti bahwa Politani Samarinda terus membuat inovasi di bidang pertanian.  Sebagai kampus dengan label pertanian, Politani Samarinda ujar Hamka akan terus fokus mengembangkan dunia pertanian dengan berbagai macam inovasi yang bisa memudahkan petani untuk mencapai hasil terbaiknya. Apalagi Kaltim memiliki wilayah perkebunan sawit yang sangat luas yaitu lebih dari 2 juta Hektare.  “Kami ada untuk Petani Kaltim dan Indonesia” pungkasnya (bz).

Teks foto: Ilham Ilyas (baju biru), mewakili Tim Politani Samarinda terima piala juara dari Wakil Direktur 3 Polinela Lampung

PEDULI BENCANA PALU, DONGGALA DAN SIGI

Aksi penggalang dana untuk bencana alam di Palu, Donggala dan Sigi yang diselenggarakan oleh 7 Ormawa dan Ormas yaitu Formadiksi Politani, Kamadiksi Polnes, Gamadiksi Unmul, Himadiksi dan UKM JQH, ECO IAIN Samarinda  serta PIK Remaja Gesit Sungai Keledang. Aksi penggalangan dana ini di dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada sabtu dan minggu tanggal 6-7 Oktober 2018 di Sepuluh titik sentral diantaranya :

  1. Simpang 3 Muara antasari    Simpnag 4 rahmat hakim
  2. Simpang 4 Juanda    Sungai Keledang
  3. Simpang 3 plaza Mulia    Islamic Center Samarinda
  4. Simpang 4 Abul Hasan    Balai Kota
  5. Simpang 4 lembuswana Stadion Sempaja

Selain penggalangan dana pada 10 titik sentral juga di buka posko bagi masyarakat yang ingin menyedekahkan pakaian  layak pakai dan barang-barang bermanfaat lainnya yang bertempat di Sungai Keledang Jln. Datu Iba selama lebih dari 2 pekan sampai tanggal 13 Oktober 2018. Dan dari hasil penggalangan dana tersebut terkumpul sebanyak Rp. 44.288.000,00 dan pakaian layak pakai sebanyak 52 Karung.

Pendistribusian hasil galang dana pertama ke Donggala dan Palu melalui Pengurus Besar Permadani Diksi Nasional Rp. 20.000.000,00 sedangkan untuk 52 karung didistribusikan ke Pengunsi Korban Bencana dan Sunami di Palu yang di Balikpapan. Selain hal tersebut juga membelikan Sandang dan Pangan untuk korban bencana yang berada di Balikpapan sebesar Rp. 3.190.000,00.

Aksi Penggalangan Dana

Akomodasi selama pelaksanaan kegiatan Aksi galang dana adalah untuk perlengkapan Rp. 456.500,00 Komsumsi Rp. 200.000,00 dan Transportasi Rp. 927.000,00 sedangkan hasil penggalangan dana yang masih terkumpul akan kami salurkan melalui IAIN Samarinda ke Kementrian Agama sebanyak   Rp. 19. 609.000,00

Di distribusikan melalui pihak IAIN Samarinda dan kemudian di kirim ke Kementrian Agama Indonesia, sebasar Rp 17.513.500, selepas itu pendistribuan juga diserahkan langsung kepada korban tsunami palu yang berada di samarinda, tepatnya di Jl.H.Jahra Rt.11 Sungai Keledang Samarinda keluarga Bapak Jamal yang berjumlah 9 orang korban dan jumlah dana yang disalurkan senilai Rp.2.000.000 berupa bahan makanan dan uang.

Harapan kami melalui kegiatan sosial penggalangan dana gempa Palu & Donggala dapat meringankan beban saudara kita yang berada disana. Kami ucapkan terimakasih kepada donatur yang telah memberikan sumbangsih berupa uang, pakaian, tenaga, dan doa.

INDAHNYA BERBAGI DI BULAN RAMADHAN

Mahasiswa Harus Gerak, Mahasiswa harus banyak Turun bukan banyak Diam ! Mahasiswa harus banyak aksi bukan argumentasi!

” Berikanlah apa yang dimiliki walau hanya Sedikit “

GEMPAR (Gerakan Mahasiwa Perkebunan) di Bulan Ramadhan ini mempelopori kegiatan membagi-bagikan takjil kepada masyarakat Kota Samarinda serta pembagian sticker oleh Himpunan Mahasiswa Manajemen Perkebunan dan Himpunan Mahasiswa Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Dengan tema ” Indahnya Berbagi d Bulan Yang Suci”, mahasiswa/mahasiswi turun ke simpang empat di depan Mal Lembuswana kota Samarinda pada tangal 26 mei 2018, untuk membagikan takjil buka puasa kepada masyarakat kota Samarinda serta pembagian sticker kampus dengan tujuan untuk mempublikasikan dan mempromosikan keberadaan kampus Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang mahasiswa. Kegiatannya sangat sederhana namun manfaatnya sangat luar biasa dan dirasakan oleh banyak pihak.
Harapan kedepannya, semoga kegiatan ini akan terus berlanjut untuk Ramadhan-Ramadhan yang akan datang…….”

# Maju Terus Politani ku
# Jaya Selalu Almamater ku
# Manajemen Perkebunan
# Budidaya Tanaman Perkebunan
# Respect Mahasiswa
( by Mustafa Muli )

 

Mahasiswa Anggota Gempar yang Ikut Meramaikan Acara

Mahasiswa Turun ke Jalan

FESTIVAL MUSIK POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI SAMARINDA

Setelah vakum dari tidur panjang akhirnya 13 Mei 2018 menjadi moment penting dalam perjalanan UKM Music Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Dimana, UKM Music Politani Samarinda baru saja menyelenggarakan kegiatan perdana mereka yaitu Festival Music Politeknik Pertanian Negeri Samarinda yang diselenggarakan di Auditorium Politeknik Pertanian Negeri Samarinda.

” Jangan Pernah Berhenti Untuk Berkarya ” adalah tema yang diangkat pada kegiatan festival kali ini. Kegiatan ini mendapat respon positif dari Asisten Direktur III Bpk. Ir. M. Fadjeri, MP yang hadir untuk memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara festival ini.

Festival ini merupakan proses untuk menghidupkan kembali UKM Musik di lingkup Kampus Politani. Selain itu juga, ini merupakan ajang peningkatan minat dan bakat mahasiwa Politeknik Pertanian Negeri Samarinda dalam dunia musik. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa tim perwakilan dari setiap program studi yang diundang.

Festivalnya cukup meriah, dengan konsep yang sederhana namun manfaatnya dirasakan oleh banyak pihak .Catatan penting dari ketua panitia pelaksana bahwa ” Semoga festival ini akan terus berkelanjutan baik itu dalam lingkungan Politeknik Pertanian maupun untuk kalangan diluar kampus sehingga meningkatkan kualitas seni musik dikalangan mahasiswa dan masyarakat. Kalau bukan sekarang kapan lagi…??? Dan kalian semua Harus Grakkkk. Buktikan kepada mereka-mereka yang diluar sana kalau Kita punya Kualitas, Politani Punya Kualitas demikian pesan Ketua Panitia Pelaksana, Mustafa Muli. Semoga UKM Music bisa terus berkarya, bisa terus berkontribusi untuk membangun mahasiswa-mahasiswa yang berkualitas…….

Sambutan Pembantu Direktur III Bpk. Ir. M. Fadjeri, MP Sekaligus Membuka Acara Secara Resmi

Prakata Ketua Panitia Pelaksana Festival Music Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Mustafa Muli

Penampilan Para Peserta Festival Music

AKSI GOTONG ROYONG FORMADIKSI DAN MASYARAKAT SEKITAR KAMPUS

Formadiksi kembali berulah lagi, kali ini bentuk kegiatan kegiatannya ialah kerja bakti. Tanggal 29 April 2018 tepatnya hari minggu kegiatan kerja bakti ini diadakan oleh RT. 05 Jl. Samratulangi Gg.Gotong Royong, Kel. Gunung Panjang bekerjasama dengan ormawa Kampus Politani dan ormawa perwakilan dari Kampus Polnes yakni MAPA Polnes. Ada sekitar 30 mahasiswa beserta masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ada yang membersihkan parit selain itu ada yang membenahi fasilitas umum dilingkungan tersebut. Fokus kerjabakti ini ialah membersihkan parit yang ada sekitar jalan utama di depan direktorat Politani yang kondisinya tidak lagi dapat mengalirkan dengan baik dikarenakan terjadinya pendangkalan pasir/tanah dan tumbuhnya rumput.  Akibatnya setiap hujan turun parit tidak dapat mengalirkan air dengan lancar terhambat oleh rumput sehingga mudah meluap ke jalan yang berakibat banjir.

Seharusnya ada perawatan untuk parit disekitar kampus secara bertahap dan berkesinambungan sehingga jika curah hujan cukup deras parit tetap dapat menampung air dan mengalirkan dengan lancar tanpa adanya kendala dan banjir tidak mungkin terjadi. Semoga kegiatan ini bisa menjadi pemicu untuk gotong royong selanjutnya secara kontinyu dan lebih banyak lagi diikuti oleh para warga dan mahasiswa.

Dengan ini mari bersama-sama menjaga lingkungan karena tak ada kenikmatan yang lebih indah dari kebersihan lingkungan, salah satunya ialah dengan menjaga kebersihan lingkungan maka kita akan terjaga dari serangan berbagai penyakit. Cara yang sederhana sadarkan diri kita agar melakukan kegiatan hidup bersih dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat. Ingat kita hanya menumpang dibumi, jadi jagalah bumi kita untuk anak cucu kita kelak. Karena tidak ada warisan yang lebih indah dibandingkan melestarikan lingkungan.

Aktivitas Gotong Royong FORMADIKSI Bersama Masyarakat Sekitar Kampus

SEMINAR DAERAH “REVITALISASI SEKTOR PERKEBUNAN UNTUK PEMBANGUNAN DAERAH”

Untuk mengembangkan dan meningkatkan sumber daya manusia, ada banyak hal yang harus dilakukan salah satunya adalah Seminar. Seminar merupakan sebuah bentuk pengajaran akademis,membahas topik yang khusus serta berdialog langsung dengan seorang pemateri seminar.

Himpunan mahasiswa Manajemen Perkebunan Merupakan organisasi internal Kampus dibawah program studi Manajemen Perkebunan yang telah mengadakan sebuah Seminar Daerah pada tanggal 10 Maret 2018 di Ruang Kuliah Umum Politeknik Pertanian Negeri Samarinda dengan tema yang diangkat adalah REVITALISASI SEKTOR PERKEBUNAN UNTUK PEMBANGUNAN DAERAH. Karena kita tau bahwa di Kalimantan Timur merupakan salah satu daerah yang memiliki hasil perkebunan yang cukup tinggi, sehingga dengan adanya seminar tersebut dapat memberikan informasi serta pengetahuan kepada kita semua akan peran dari sektor perkebunan untuk pembangunan.

Seminar tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bagian Pengembangan Dinas Perkebunan Prov. Kalimanta Timur Bapak Ir. Bambang F. Fallah dan dihadiri oleh kampus-kampus yang ada di Samarinda diantara Universitas Mulawarman, Universitas Widyagama Mahakam Samarinda, Universitas 17 Agustus Samarinda dan Universitas Kutai Kartanegara serta beberpa sekolah SMK Pertanian yang ada di kota samarinda. Harapannya adalah Sektor Perkebunan akan terus dipertahanklan dan ditingkatkan agar bisa dan terus menerus memberikan perubahan yang baik bagi Kalimantan Timur.

Salam Pembangunan….!!!

Peserta Seminar Daerah

PENANAMAN POHON OLEH HIMPUNAN MAHASISWA MANAJEMEN PERKEBUNAN

Mahasiswa sebagai Agen of Change memiliki tanggung jawab besar terhadap bangsa dan negara. Mahasiswa dituntut untuk bisa mengabdikan diri kepada masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya adalah aksi memperingati hari Bumi yang dirangkai dalam kegiatan penanaman pohon yang dilakukan pada tanggal 21 April 2018 dan bertempat di Taman Sejati Kota Samarinda oleh Himpunan Mahasiswa Manajemen Perkebunan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda.

Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa/i Manajemen Perkebunan beserta undangan dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Kota Samarinda. Harapannya adalah kegiatan ini akan terus berkelanjutan untuk kehidupan generasi-generasi dimasa mendatang. Pohon memberikan kita kehidupan sehingga kita dituntut untuk bisa menanam, merawat, dan menjaga.

Beberapa Peserta yang Mengikuti Penanaman Pohon