Dalam rangka melawan penyebaran penyakit akibat COVID 19, mahasiswa dan dosen Politeknik Pertanian Negeri Samarinda melakukan pembagian sayur gratis ke lingkungan kampus dan masyarakat sekitar kampus pada Selasa (26/1). Aksi simpatik yang digawangi oleh mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Budidaya Perkebunan (Himabun) ini dilandasi oleh semakin memburuknya jumlah penderita COVID-19 di Samarinda dan Kalimantan Timur. Mahasiswa merasa prihatin dengan adanya peningkatan jumlah penderita COVID dalam beberapa hari terakhir. Sehingga membuat aksi membagikan ratusan ikat sayur kepada warga.

Upaya membagikan sayur seperti ini ujar Novant, Ketua Himabun Politani Samarinda, diharapkan bisa menambah gizi di masyarakat. Dengan adanya asupan tambahan gizi dari  sayuran yang teratur ini,  Novant meyakini imunitas warga menjadi lebih meningkat. Sehingga daya tahan tubuh naik dan tidak rentan di serang penyakit. Apalagi sayur yang di bagikan kepada warga ini jelas Novant merupakan sayuran organik yang ditanam kelompok mahasiswa Program Wirausaha Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Dirjen Vokasi di bidang pertanian . “Ini organik tidak ada bahan kimianya. Insha Allah aman dan bermanfaat” ujarnya.

Novant mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk kembali menyukai sayuran lokal yang ditanam secara organik. Ia meyakini bahwa sayuran organik ini memberikan manfaat yang lebih banyak pada kesehatan masyarakat. “Jangan takut dengan virus COVID-19, Kita lawan dengan mengonsumsi sayur-sayuran organik Agar terjaga imun kita” promosinya.

Novant menegaskan bahwa aksi bagi-bagi sayur ini merupakan aksi yang kesekian. Dalam peringatan hari pertanian beberapa waktu lalu, pihaknya juga membagikan sayuran secara gratis ke warga yang lewat di Jl Bung Tomo Samarinda Seberang. Hal itu dilakukan untuk mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya konsumsi sayuran local. Novant juga menjelaskan bahwa aksinya kali ini merupakan salah satu bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat. Ia juga menceritakan bahwa pada hari normal kelompoknya menjual hasil produk sayur mayur hasil kebun mahasiswa ini ke masyarakat. “Selain belajar bersama dosen, Kami juga belajar mandiri menjadi wirausaha. Agar kelak setelah lulus bisa menjadi entrepreneur” senyumnya.

Direktur Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Hamka mengaku terharu dengan aksi simpatik yang dilakukan oleh mahasiswanya ini. Ia berharap upaya mahasiswanya ini bisa disambut positif oleh masyarakat. “Terima kasih mahasiswa atas pengabdiannya kepada masyarakat” ujarnya. (bz).