Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (POLITANI) Program Diploma Dua, Diploma Tiga, dan Sarjana Terapan Ke XXX tahun Akademik 2019/2020 kembali digelar di Crystal Room Hotel Mercure, Samarinda Selasa (25/11/2020). Wisuda  tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena kondisi pandemic Covid-19, maka pelaksanaan wisuda dilakukan secara daring dan luring, prosesi wisuda secara luring hanya dihadiri oleh wisudawan-wisudawati terbaik dari masing-masing prodi beserta orang tua, dengan protocol kesehatan yang ketat,   sedangkan wisudawan lainnya mengikuti wisuda  secara daring. Sebanyak 325  wisudawan dan wisudawati resmi menjadi alumni Politani.  Prosesi wisuda tahun ini dihadiri oleh Direktur,anggota senat, koordinator program studi,  Wakil Gubernur Kaltim Bapak H. Hadi Mulyadi S.Si.,M.Si, Ketua IKA Politani, serta perwakilan dari beberapa perusahaan. 

Tahun 2020 ini Politani Samarinda meluluskan sebanyak 325 wisudawan dari 8 program studi  ditambah 1  dari program PDD Budidaya Tanaman Perkebunan adapun rinciannya yaitu  18 orang dari program studi PDD BTP jenjang D2, 17 orang dari Pengelolaan Hutan jenjang D3, BTP jenjang D3 sebanyak 30  orang, Pengelolaan Lingkungan jenjang D3 sebanyak 35 orang, Teknologi Geomatika dengan jenjang D3 dan RPL  sebanyak 38 orang, Program studi Pengolahan Hasil Hutan dengan jenjang D3 16 orang, Teknologi Hasil Perkebunan jenjang studi D3 34 orang, 

Dalam laporannya, Pembantu Direktur I Bidang Akademik Politani, Dr. Heriad Daud Salusu S.Hut.,MP.  membacakan daftar Wisudawan  terbaik tingkat Politani tahun 2020 dari setiap prodi,  9 wisudawan terbaik mewakili dari setiap program studi, untuk wisudawan terbaik I diraih oleh Bilqis Arlia Zafara Yana dari program studi Pengelolaan Perkebunan (D3) dengan IPK 3.96, Predikat Pujian.  Terbaik kedua Fifi Andriani   dari prodi Budidaya Tanaman Perkebunan   dengan IPK 3,92 dan terbaik ketiga diraih oleh Putri Eva Damayanti  dari program studi Teknik Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) dengan IPK 3,90  dengan predikat Pujian. Imam Fadeli program studi PDD BTP dengan IPK 3,90 predikat pujian, Abdul Naser Gamal E.S dengan IPK 3,89 dari prodi Pengelolaan Lingkungan, Aco Wahyudi IPK 3,85 predikat pujian dari prodi TRPL, Uktari dari prodi Teknologi Hasil Perkebunan dengan IPK 3,86 predikat pujian, Alvina Resha Octaferina dengan IPK 3,85 lulus dengan predikat pujian dari prodi Teknologi Geomatika, Hani Zulia Sasti IPK 3,78 lulus dengan predikat pujian dari prodi Pengolahan  Hasil Hutan, disusul 2 lainnya berasal dari prodi Pengelolaan Perkebunan yaitu Aulia Farah Diba dan Nina Wulandari dengan 3,64 lulus dengan predikat pujian.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Kaltim bapak Hadi Mulyadi dalam sambutannya mengharapkan wisudawan-wisudawati bisa memberikan kontribusinya dalam pembangunan khususnya bidang pertanian, wisuda bukan lha akhir segalanya bukan akhir dari pembelajaran, harus terus belajar jangan pernah berhenti belajar, ujarnya.  Lebih lanjut diceritakan bahwa dari kecil dia selalu diajarkan untuk disiplin dan harus selalu belajar, jangan lupa berdoa, bekerja keras dan tetap semangat, saya berharap kalian bisa jadi penggerak pembangunan  pertanian, karena di Indonesia dengan tanah yang subur, iklim yang baik tongkat dan batu pun bisa jadi tanaman seperti lagu yang dciptakan koes plus. Imbuhnya, karena acara wisuda Politani ini juga merupakan salah satu upaya pembangunan Kaltim, maka Hadi memberikan reward berupa sepeda kepada para wisudawan terbaik,  begitupun 9 program studi yang telah bekerja keras meluluskan mahasiwa juga mendapatkan reward sepeda.

Pada kesempatan itu juga Wakil Gubernur pak Hadi Mulyadi, S.Si.,M.Si atas nama Pemprov Kaltim menyerahkan bantuan Hibah Lahan kepada Politani Samarinda, lahan yang dihibahkan seluas 305.635 m2, penyerahan ditandai dengan penandatangan berita acara serah terima dan menyerahkan secara simbolis lahan milik Pemprov Kaltim kepada Direktur Politani Samarinda Hamka S.TP.,M.Sc.,MP.  Semoga lahan bisa bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan pendidikan, ujarnya.

Orasi ilmiah seyogyanya disampaikan langsung oleh Dirjen Vokasi  bapak Wikan Sakarinto, S.T.,M.Sc., Ph D. namun karena mendadak ada kegiatan dari Menteri pendidikan dan Kebudayaan maka beliau digantikan oleh Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan SE.,MA. dalam orasinya menyampaikan bahwa  Pendidikan Vokasi saat ini sudah menjadi prioritas, karena pendidikan vokasi mempersiapkan SDM yang siap bekerja, siap membuka lapangan pekerjaan serta siap bersaing dengan industry di era globalisasi saat ini, diharapkan dengan kehadiran pendidikan vokasi bisa berimplikasi pada kemajuan pembangunan di Indonesia, salah satu upaya meningkatkan daya saing dapat dilakukan dengan pendidikan vokasi, ujarnya

Sementara itu Hamka S.TP.,M.Sc.,MP  selaku Direktur POLITANI dalam sambutannya memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati  yang telah mencapai  tahap ini setelah melalui proses perkuliahan dan perjuangan yang panjang,  terkhusus terimakasih kepada para orangtua yang telah mempercayakan kampus Politani  sebagai tempat anak-anaknya untuk belajar dan mengenyam pendidikan tinggi.  Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ikatan  Alumni yang telah menunjukkan  komitmen kepeduliannya terhadap Politani Samarinda dengan cara pemberian bantuan finansial kepada beberapa mahasiswa yang kurang mampu serta kerjasamanya dalam rekrutmen alumni dan membantu dalam promosi mahasiswa baru.  Lebih lanjut Direktur memaparkan bahwa banyak hal yang didapat dan telah diraih seperti prestasi yang telah banyak diukir oleh mahasiswa, perkembangan kerjasama semakin pesat yang mampu mendukung kemajuan Politani, ini  adalah berkat kerjasama dan dukungan yang kuat dari para pengelola dan  jajaran staf yang memiliki spirit yang sangat kuat untuk membangun Politani samarinda, beragam kegiatan yang kreatif dan inovatif bermunculan sehingga suasana kampus menjadi hidup dan menimbulkan rasa optimis  bahwa Politani bisa seperti perguruan tinggi lainnya.  

Semoga wisudawan dan wisudawati  bisa mengamalkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dibangku kuliah  ditengah-tengah masyarakat, untuk menyongsong masa depan yang lebih baik dan dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia. (Humas/AL)