Kembali mahasiswa dan dosen dari program studi Teknik Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) Politani Samarinda menunjukkan kepiawaiannya dalam menciptakan aplikasi, kali ini aplikasi yang berhasil dibuat diberi nama “Smart Thermal”  alat berbasis Raspberry Pi yang merupakan perangkat keras IoT yang fleksibel dan multifungsi.

Eko Junirianto selaku dosen pembimbing sekaligus dosen yang melakukan penelitian ini mengatakan bahwa terciptanya aplikasi dan  alat ini adalah upaya dan terobosan kreatif yang terus dilakukan sebagai upaya membantu pemerintah dalam menangani Covid-19.  Dengan alat ini menurutnya sangat membantu baik bagi perusahaan, instansi, atau tempat publik yang perlu menerapkan protokol kesehatan di lingkungan mereka, alat ini lebih efektif, lebih efisien dibanding thermal gun serta  keakuratannya tinggi dan tidak perlu dioperasikan oleh manusia. Kalau  thermal gun, perlu dioperasikan oleh manusia dan  harus berada pada jarak yang sangat dekat dengan manusia agar proses deteksinya dapat optimal. ini kurang efektif pada lingkungan yang padat pengunjung dan dapat menimbulkan penumpukan massa yang tidak diinginkan, sehingga  terlahirlah Smart Thermal  ini untuk mengatasi persoalan tersebut, ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Eko, dosen muda yang sangat piawai dalam membuat aplikasi  bahwa untuk proses deteksi Smart Thermal menggunakan teknologi AI Deep Learning ini salah satunya adalah mampu  mendeteksi suhu secara realtime melalui kamera thermal. Kamera thermal akan mendeteksi setiap orang yang lewat di depan kamera.  Proses instalasi Smart Thermal sangat mudah dilakukan, Alat dapat diletakkan di dekat pintu ruangan, kemudian dihadapkan ke pengunjung, alat dapat bekerja dengan listrik atau baterai. Sehingga alat tetap dapat beroperasi walaupun dalam keadaan listrik padam dan alat Smart Thermal ini  juga akan mengambil gambar ketika terjadi proses deteksi. Paparnya.

Direktur Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Hamka mengaku sangat bangga dan mengapresiasi kinerja  hasil riset dosen dan mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Politeknik Pertanian Negeri Samarinda ini, yang selalu melakukan penelitian dan mengembangkan risetnya sehingga bisa diterapkan dan membantu pada masa-masa pandemic Covid-19.  Ini  membuktikan bahwa sinergi yang terbangun antara dosen dan mahasiswa sangat baik dan menunjukkan potensi dosen dan mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Samarinda luar biasa, Kurikulum yang ada di Politeknik Pertanian Negeri Samarinda sudah sangat mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi di bidang komputer. Terang Hamka 

Rencana kedepannya bahwa Smart Thermal ini akan mengoptimisasi kualitas deteksi melalui data-data yang diperoleh dari deteksi sebelumnya. Selain itu, apabila pandemi berakhir, Smart Thermal dapat digunakan untuk hal lain seperti mendeteksi penyakit yang berpotensi menyebar lainnya. Sehingga pemanfaatan Smart Thermal dapat berlangsung jangka panjang dan tetap bermanfaat untuk kebutuhan penerapan kesehatan lainnya. (Humas/AL)