Politeknik Pertanian Negeri Samarinda mulai terapkan tatanan baru (new normal) dikampus senin (8 Juni 2020), setelah kurang lebih 3 bulan (Maret-Juni) bekerja, dan melakukan perkuliahan dengan system pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh yang dilakukan dari rumah atau WFH (work from home).  Aktifitas bekerja dan melakukan perkuliahan, menjalankan kegiatan belajar mengajar kembali ditata dengan baik, utamanya pelaksanaan praktek yang banyak tertunda karena adanya wabah Covid-19.  

Direktur Politani Samarinda telah mengeluarkan surat edaran nomor: 240/PL.21/KP/2020 tentang masa kembali beraktifitas di lingkungan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Penerapan tatanan new normal ini dilakukan karena mengacu pada kebijakan pemerintah, khususnya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mengharapkan perguruan tinggi mulai melakukan tatanan normal baru pendidikan dengan tetap menerapkan disiplin pencegahan Covid-19. Selaku Direktur Hamka menjelaskan bahwa “aktifitas kembali kita mulai dikampus dengan menerapkan system tatanan baru meskipun kondisi dan situasi covid-19 belum sepenuhnya menghilang, namun tugas kita untuk menjalankan kegiatan kampus dan memberikan pelayanan kepada mahasiswa harus terus dilaksanakan  utamanya praktek, namun  secara bertahap dilaksanakan karena menghindari mahasiswa berkumpul dan tetap dalam pengaturan dan pembatasan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hamka berharap, penerapan new normal di Politani Samarinda dapat berjalan sesuai dengan protokol, dan seluruh pegawai serta mahasiswa dapat mematuhi setiap protokol new normal dengan baik yang ditetapkan Kemendikbud.

Dalam protokol tersebut, pegawai dan mahasiswa yang akan memasuki lingkungan kampus menjalani pemeriksaan suhu tubuh oleh satpam di pintu masuk atau gerbang utama kampus, dan diwajibkan  menggunakan masker selama di dalam kampus. Bagi pegawai, karyawan, mahasiswa, dan tamu yang memiliki suhu tubuh lebih di atas  37,50C tidak diperkenankan masuk kampus dan atau berkegiatan di kampus dan diminta melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan, dan jika dalam kondisi tidak fit/sakit misalnya: flu, pilek, batuk, demam seperti gejala covid 19 dilarang untuk datang/hadir di kampus.

Tatanan New normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal, namun dengan menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat mau tidak mau harus selalu mengupayakan adaptasi dalam tatanan aktifitasnya. Upaya adaptasi yang dapat dilakukan oleh masyarakat antara lain dengan cara mengurangi kontak fisik, menghindari kerumunan atau berkumpul dan menerapkan pola hidup sehat, selalu mencuci tangan, menggunakan masker dll.

Eva Nurmarini selaku Pudir II memberikan keterangan bahwa untuk kembali ke tatanan baru ini politani telah menyiapkan  tempat cuci tangan dan sabun,  dibeberapa titik areal kampus begitupun  disetiap program studi, jadi  sebelum beraktifitas dan sesudahnya pegawai dan mahasiswa harus cuci tangan untuk menjaga dan menghindarkan diri dari penyebaran virus covid-19, ujarnya.

Aktifitas bekerja dari kampus  selama 5 hari kerja dalam 1 minggu, dengan ketentuan 3 hari bekerja di kantor dan boleh sisanya 2 hari bekerja dari rumah dengan syarat : Mendapatkan tugas/pekerjaan dari atasan langsung/pimpinan di unit kerja, pengaturan kerja diatur oleh atasan langsung dan setiap pekerjaan dari rumah harus dilaporkan pada hari itu juga dengan cara mengisi logbook online disertai bukti pekerjaan yang telah diselesaikan dan diupload di www.log.politanisamarinda.ac.id. Aplikasi ini berguna untuk warga Politani Samarinda baik pegawai dan mahasiswa, Melalui aplikasi ini pengelola dapat memantau pekerjaan yang telah diselesaikan dan kondisi kesehatan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan yang berkaitan dengan gejala COVID-19. (Humas/AL)