Politeknik Pertanian Negeri Samarinda melepas sebanyak 364 mahasiswa yang akan melakukan program Praktek Kerja Lapang, mahasiswa tersebut  berasal dari 8 Program Studi di Lingkungan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda dengan rincian Program Studi  Pengelolaan Hutan (PH) jumlah mahasiswa yang berangkat 19 orang,  Pengolahan Hasil Hutan (PHH) mahasiswa yang PKL 16 orang, Budidaya Tanaman Perkebunan (BTP) sebanyak 32 mahasiswa, Program Studi THP sebanyak  34  orang, Teknologi Geomatika 39 orang, Pengelolaan Lingkungan  37 mahasiswa,  Pengelolaan Perkebunan (PP) sebanyak  104 orang sementara  TRPL (Teknik Rekayasa Perangkat Lunak ) mahasiswa yang berangkat PKL sebanyak 79 orang.  Ada   91 lokasi  dijadikan tempat pelaksanaan PKL  yang tersebar di Wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Yogjakarta.  Upacara  pelepasan mahasiswa PKL dilaksanakan di Halaman Kantor Politani Samarinda pada hari Rabu (19/02/2020) yang dihadiri oleh para pembantu direktur I,II,III dan IV, ketua jurusan, koordinator program studi serta para dosen.

Sebelumnya selama 2 hari mahasiswa telah dibekali berbagai materi untuk menunjang pelaksanaan PKL pada kegiatan Santiaji   yang telah dilaksanakan  pada tanggal 17-18 Februari 2020. pembekalan ini diperlukan untuk memberikan pemahaman, wawasan, pengetahuan bahwa ada hal-hal yang harus dilakukan, harus diperhatikan sebelum mahasiswa berada dilokasi PKL atau berada di perusahaan.

Dalam sambutannya selaku direktur sekaligus pembina upacara, Hamka S.TP.,M.Sc.,MP. mengingatkan kembali kepada para mahasiswa peserta PKL tentang tanggung jawab yang mereka emban selama melaksanakan program PKL ini.  Tidak hanya proses belajar dan pengalaman kerja yang harus mereka laksanakan tetapi citra dan nama baik kampus sangat ditentukan oleh sikap dan tindakan mereka selama di lokasi PKL. Semakin baik citra Politani Samarinda di mata masyarakat maka akan mampu meningkatkan  animo masyarakat untuk melanjutkan Pendidikan di Politani.  Pangkasnya.  Kemudian lebih lanjut lagi dijelaskan bahwa mahasiswa merupakan  Agen of change atau Agen Perubahan, Dimana mereka punya tanggung jawab intelektual, sosial dan moral kepada masyarakat. Nah diharapkan bahwa dengan Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini  dapat menjadi salah satu sarana untuk memperoleh tambahan knowledge, Skill dan Attitude yang lebih baik,  sarana  mendapatkan pengalaman kerja  pada kondisi sesungguhnya, sarana menerapkan etika, tata cara komunikasi, kemampuan bersosialisasi dengan masyarakat sekitar juga lebih  mengasah dan menambah ilmu pengetahuan yang akan didapat dari Dunia Industri secara langsung serta mengimplementasikan ilmu yang didapat bagi masyarakat, Sehingga terbentuk sumber daya manusia yang berkualitas  dan kompeten.  Ujarnya.

Kegiatan PKL ini akan dilaksanakan selama 2 bulan untuk program studi D3 dan 4 bulan untuk program studi D4, pemberangkatan  PKL  ke lokasi  dimulai pada akhir bulan Februari dan awal  Maret dan akan berakhir di bulan Mei untuk prodi D3, sementara untuk yang D4 akan berakhir di Bulan Juli tahun 2020.

Pemberangkatan PKL tahun 2020 ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena tidak ada pengantaran mahasiswa ke lokasi oleh dosen pembimbing lapangan, kali ini mahasiswa akan berangkat sendiri tanpa didampingi, tapi pada pertengahan mahasiswa PKL akan ada supervisi oleh dosen pembimbing ke lokasi PKL untuk melihat, mengetahui dan mendapatkan informasi dari perusahaan tentang kinerja mahasiswa di lapangan, diharapkan dari kegiatan supervisi ini akan mendapatkan feed back yang baik untuk memperbaiki mutu pembelajaran dikampus. (Humas/AL)