Politani Samarinda melalui P3AI bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Mulawarman melaksanakan Pelatihan PEKERTI atau Program Peningkatan Keterampilan Teknik Instruksional  bagi dosen di lingkungan Politani Samarinda maupun di luar Politani. Kegiatan ini bertujuan  untuk melatih tenaga pengajar baru untuk mempersiapkan program pembelajaran, memiliki keterampilan mengajar dan melakukan evaluasi terhadap hasil belajar.  

 

Pelatihan ini  dilaksanakan di ruang rapat lantai 3 Politani Samarinda  Kalimantan Timur, selama empat hari mulai tanggal 18-21 November 2019 dan diikuti  sebanyak  39 peserta yang berasal dari  berbagai perguruan tinggi di Kaltim yaitu  Universitas  Nahdatul Ulama, Widyagama, Litbang Kukar dan dosen dilingkup Politani Samarinda. 

 

Kegiatan Pelatihan PEKERTI ini dibuka secara resmi oleh bapak Direktur  Politeknik Pertanian Negeri Samarinda  Hamka S.TP.,M.Sc.,MP. dengan menghadirkan narasumber  yang berasal dari Universitas Mulawarman yaitu Ketua LP3M Unmul bapak  Prof. Dr. Lambang Subagiyo.M.Si. Drs Sudarman S.Pd.M.Pd, Dr. Hamdi Mayuli S.Pt.M.Si, Drs. Endang Erawan M.Si., Dr. dr. Rahmat Bachtiar M.FPm, Dr.dr. Endang Sawitri, M.Kes.  Semua Narasumber ini telah berpengalaman dalam kegiatan-kegiatan Pekerti.

 

Dalam sambutannya Bapak Direktur mengemukakan bahwa Pelatihan PEKERTI ini dilaksanakan di kampus Politani, kampus pertanian, diharapkan bahwa peserta pekerti ini bisa betah selama  empat hari kegiatan dan pelatihan ini ditujukan kepada dosen yang belum pernah mendapatkan pelatihan ini karena memang dosen merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam kegiatan proses pembelajaran, yang harus memiliki kompetensi dan profesionalisme dan secara langsung mempengaruhi peningkatan kualitas  belajar dari mahasiswa.  Sehingga dosen harus memiliki keterampilan dasar seperti   mampu merancang pembelajaran, melakukan evaluasi dan melaksanakan pembelajaran secara efektif. Diharapkan semua peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa lulus semua, bisa mendapatkan sertifikat Pekerti  Ujar beliau.

 

Prof Dr. Lambang Subagiyo M.Si selaku Ketua LP3M Unmul dan salah satu narasumber dalam kegiatan PEKERTI ini mengatakan bahwa ada 4  kompetensi seorang dosen yang harus dimiliki yaitu kompetensi profesional yang  sudah didapat dari perkuliahan, kompetensi kedua adalah komptensi Pedagogik dimana seorang dosen dituntut untuk menyampaikan ilmu, menyampaikan materi ke mahasiswa yang tentu punya standar kompetensi, harus mengembangkan materi sesuai dengan kurikulum, kompetensi ketiga adalah kompetensi social yaitu seorang dosen harus mempunyai humanisme yang baik sehingga bisa menyampaikan, berinteraksi  dan bisa bersosialisasi dengan komunitas di kampus, ujarnya,  lebih lanjut lagi bahwa kegiatan PEKERTI ini akan diikuti selama 4 hari yang diisi dengan teori dan selanjutnya akan ada tugas yang harus dikumpulkan, kalau  tidak mengumpulkan tugas maka sertifikat PEKERTI tidak akan diberikan.

 

Pada kegiatan Pekerti ini banyak materi yang didapatkan oleh peserta seperti Teori belajar dan motivasi belajar orang dewasa, desain instruksional dan taksonomi pembelajaran, belajar menyusun CP dan penyusunan peta capaian pembelajaran, penyusunan RPS dan RPP, model pembelajaran inovatif  dan bagaimana penilaian hasil belajar,  Selain itu ada tugas dan praktik mengajar yang harus dikerjakan dan dilakukan oleh peserta pelatihan.   Harapannya bahwa semua peserta bisa mengikuti dengan baik semua teori dan mengerjakan semua tugas dan praktik dan mengumpulkannnya sebagai syarat terbitnya sertifikat  kelulusan pekerti. (humas/AL).