Upaya mewujudkan mutu Pendidikan serta kemampuan dosen, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda menyelenggarakan Workshop Penyusunan Buku Ajar  yang ber-ISBN di Ruang Kuliah Umum (RKU) Politani Samarinda  Kalimantan Timur. Kegiatan ini berlangsung  selama sehari dan diikuti oleh Pembantu Direktur I, Ketua Jurusan,  Koordinator Program Studi serta Perwakilan Dosen dari masing-masing prodi dalam lingkup Politani. Kegiatan ini menghadirkan  beberapa narasumber yang sangat kompeten dan memiliki kemampuan menulis buku, Bapak  Prof. Dr. Bernatal Saragih (Universitas Mulawarman), Bapak Dr. Nur Hidayat  (Universitas Brawijaya) dan Bapak Muh. Yamin S.TP.,M.Si.  dari Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani). 

 

Kegiatan Pelatihan Workshop Penyusunan Buku Ajar  yang ber-ISBN di Ruang Kuliah Umum (RKU) Politani Samarinda  ini dibuka secara resmi oleh bapak Direktur  Politeknik Pertanian Negeri Samarinda.  Tujuan  dilaksanakannya workshop ini adalah untuk memotivasi para dosen di lingkungan politani untuk bisa aktif menulis buku ajar yang merupakan kewajiban bagi seorang dosen, selain itu  melatih dan meningkatkan kemampuan dosen/staf pengajar dalam menulis buku ajar yang berkualitas, diharapkan dari kegiatan ini akan menghasilkan  sekitar 20 draft buku ajar nantinya.

 

Lebih lanjut Hamka menjelaskan bahwa buku ajar itu merupakan kewajiban bagi seorang dosen karena digunakan untuk proses belajar mengajar, dan digunakan untuk fungsional. Saat ini, dosen yang telah menulis buku ajar di lingkungan Politani jumlahnya sangat sedikit. Hal ini disebabkan sebagian dosen belum memahami tata cara penulisan bahan ajar yang tepat. Untuk dapat menyusun buku ajar yang baik, seorang dosen harus memiliki berbagai referensi yang relevan, terkini dan terpercaya. Oleh karena itu untuk menghasilkan buku yang berkualitas dosen perlu mengetahui teknik penulisan dan pengorganisasian bahan ajar yang baik, mampu menulis buku ajar bukan cuman 1 tapi lebih,  sehingga sangat penting mengadakan workshop seperti ini ujarnya.

 

Di sesi pertama  kegiatan, Prof. Bernatal Saragih  menyampaikan bahwa yang dimaksud dengan buku ajar adalah buku yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada mata kuliah yang disusun oleh dosen atau tim  dosen pengampu mata kuliah tersebut sesuai bidang ilmunya, sehingga setiap dosen memang diharapkan punya buku ajar.  Pada kesempatan ini juga Prof Bernatal mengajarkan bagaimana cara untuk memulai menulis dan langkah-langkahnya.   Menurut beliau menulis itu dimulai dari hal yang termudah dulu,  tidak usah terlalu  dipikirkan bagus tidaknya tulisan kita yang penting ada upaya untuk menulis dulu ujar beliau, lebih lanjut lagi dikemukakan bahwa untuk bahan menulis buku ajar bisa berasal dari materi power point yang kita ajarkan setiap pertemuan,  Setiap pada waktu luang digunakan untuk membahas materi pada slide yang kita buat tersebut atau menjelaskannya lebih terinci dalam satu halaman sehingga kalau  ini ditekuni, maka akan terkumpul menjadi sebuah buku  ujarnya. Sedangkan di sesi kedua  kegiatan, Bapak Dr. Nur Hidayat dari Universitas Brawijaya menyampaikan  bahwa sebenarnya sangat mudah untuk menulis buku diawali dengan niat  dan kemauan,  hanya saja  dosen memiliki banyak kendala yang dihadapi seperti sibuk, beban kerja yang terlalu berat, tidak ada semangat, banyak melakukan penelitian, tidak tahu harus memulai dari mana, kemampuan menulis lemah dan masih banyak lagi kendala-kendala yang dihadapi, beliau mengingatkan bahwa menulis buku memang seyogyanya harus dikerjakan oleh dosen karena digunakan untuk proses belajar mengajar, ada peribahasa bahwa “Gajah mati meninggalkan gading, Harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama, dosen mati apa yang ditinggalkan ?? kan buku ujar beliau sambil bercanda   menurut beliau cara mudah membuat buku ajar adalah dengan memilih materi yang dianggap mudah, disukai dan dikuasai, lihat urutan dalam silabus yang bisa dijadikan judul bab atau gunakan power point sebagai kunci yang bisa dikembangkan. Sedangkan Muh Yamin S.TP.,M.Si  yang merupakan narasumber dari Politani samarinda mengemukakan bahwa sebenarnya dosen bisa menulis buku karena dosen pakar dalam bidang ilmu tertentu, setiap dosen  memiliki kemampuan menulis dan dosen mengerti kebutuhan  mahasiswa dalam ilmu tertentu.  Menurut Yamin bahwa  ada beberapa rahasia dan langka-langkah untuk menulis buku yaitu 1) Tentukan tema yang diangkat, 2) Tentukan dan tuliskan outline buku ajar yang hendak kita buat 3) Langsung aplikasi, 4) Target dan tetapkan waktu perhari  secara kontinyu dan 5) Tetapkan waktu untuk memulai.  Lebih lanjut juga dijelaskan tentang  trik  bebas plagiasi yaitu dengan menggunakan gambar pribadi atau gunakan gambar yang bisa diperoleh secara gratis di internet, gunakan paraprase untuk mengungkapkan sebuah ide.   Secara umum bahwa apa yang disampaikan oleh narasumber sangat menarik dan sangat memotivasi kita untuk bisa aktif menulis.  Mudah-mudahan  setelah pelatihan ini banyak dosen yang termotivasi untuk menulis buku ajar. (Humas/AL)