Mahasiswa Politani Samarinda kembali menorehkan prestasi. Kali ini diajang Mobile Aplication Competision (MAC) yang diselenggarakan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dalam rangka lustrum pertama tanggal 1 – 3 November 2019 lalu. Dalam ajang ini Politani Samarinda menempatkan 3 timnya dari 5 tim yang berhasil lolos seleksi. Tim tersebut adalah PNC, PRB dan Triple-M. Hebatnya, ketiga tim tersebut berhasil meraih juara 1, 2 & 3. Tim PNC keluar sebagai juara 1 dengan membawakan karya aplikasi berjudul Panic Button. Sementara Tim PRB meraih juara 2 dengan membawakan aplikasi Smart Trash. Terakhir, Tim Triple-M menempatkan diri di tangga ke-3 dengan karya aplikasi ThermoWater. Aplikasi Panic Button merupakan aplikasi berbasis android yang menggunakan data spasial sebagai data utamanya. Aplikasi ini sangat berguna bagi pihak yang meminta pertolongan. Jika tombol panic ditekan maka aplikasi akan menampilkan posisi penekan lengkap dengan alamatnya. Sehingga pihak-pihak berwenang bisa segera mengetahui posisi dan pertolongan saat diperlukan.

Direktur Politani Samarinda Hamka menyatakan sangat bangga dengan semua prestasi yang diraih oleh mahasiswanya ini, khususnya dari Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak. Sebab dalam tahun 2019 ini saja setidaknya ada 4 kejuaraan yang berhasil diraih mahasiswanya ini. Walau basis keilmuan Politani Samarinda adalah pertanian dalam arti luas, namun mahasiswanya tidak kalah kreatifnya dengan mahasiswa lainnya. Khususnya dalam perkembangan teknologi informasi.  Hamka menyebut, munculnya keberhasilan mahasiswa Politani Samarinda menunjukan prestasi di bidang teknologi informasi menunjukan bahwa kurikulum pembelajaran di Politani Samarinda sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Termasuk program pengembangan karakter kemahasiswaannya.  Sehingga mahasiswa mampu mengekspresikan kemampuannya dalam berbagai kegiatan. “Ini merupakan bukti bahwa masyarakat tidak perlu ragu memasukan putra-putri terbaiknya untuk kuliah di Politeknik Pertanian Negeri Samarinda,  Sebab Kampus Kami mampu mencetak mahasiswa yang kreatif. Bahkan di bidang teknologi informasi yang sekarang sedang booming” ujarnya bersemangat. (bz).