Samarinda (03/10/2019).  Politeknik Pertanian Negeri Samarinda kembali menunjukkan taringnya setelah Tim Pencak Silat Mahasiswa Politani berhasil  menggondol tiga medali  yaitu  Juara 2 untuk kelas E  Dewasa atas nama Jainudin Aziz (PP) dan Juara 3  Muhammad Haidir Satria Jaya (TG)  di kelas G Dewasa   dan  Apriansa (PP) di kelas   F Dewasa dan pada Pertandingan Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Remaja dan Dewasa Se Kaltim-Kaltara yang diadakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Persatuan Setia Hati Teratai (PSHT) Universitas Mulawarman.  Kejuaraan Pencak Silat ini dilaksanakan dari tanggal 2 hingga 4 Oktober di GOR 27 September Unmul. Peserta yang hadir  berasal dari Provinsi Kaltim dan Kaltara, berjumlah 35 kontingen dengan 310 peserta.  Adapun tujuan dilaksanakannya kejuaraan ini ialah sebagai salah satu sarana untuk mengembangkan potensi atlit Pencak Silat Kaltim dan Kaltara. Kejuaraan ini juga bisa dijadikan sebagai ujian bagi atlit-atlit muda untuk menjadi atlit terbaik yang menjunjung tinggi sportifitas di Pencak Silat. 

Pada pertandingan ini Politani mengikutsertakan 7 peserta untuk  mengikuti masing-masing kategori kelas  yang telah ditentukan oleh panitia yaitu kelas A – G.  Mahasiswa yang mengikuti turnamen ini yaitu di Kelas A atas nama  Ashari Qolby (TRPL), Kelas B Wahyu Imam Ma’arif (PP), kelas C Rusli Anri Agung (BTP), Kelas D Ahmal Fajri Alam (TRPL), Kategori kelas E oleh Jainudin Aziz (PP). Kelas F ada Apriansa (PP) dan pada kelas G yaitu Muhammad Haidir Satria Jaya dari program studi Teknik Geomatika.  Prestasi yang diraih oleh Tim Pencak Silat  Politani ini mengukir prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama Institusi Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. 

Prestasi yang diraih mahasiswa ini menurut Husmul sudah sangat baik mengingat persiapan yang dilakukan sangat singkat yakni hanya dua pekan.  Husmul menceritakan ada tujuh pesilat yang diturunkan dalam even ini.  Keikutsertaan teamnya yaitu Politani Samarinda di ajang ini adalah untuk  melihat persiapan Politani Samarinda, khusunya menghadapi even nasional Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) Politeknik se-Indonesia yang akan dilaksanakan di Banjarmasin pada Maret Tahun 2020.  Kami kira Tim Silat Politani Samarinda harus banyak melakukan perbaikan.  Beruntung ada ajang sebagai salah satu evaluasi kami”. Ujarnya.

Direktur Politani Hamka S.TP.,M.Sc.,MP. sangat mengapresiasi  prestasi yang diraih oleh Tim Politani Samarinda.  Walau persiapan yang dilakukan sangat singkat namun prestasi yang diraih para mahasiswanya ini menunjukkan bahwa Politani Samarinda memiliki potensi di bidang pencak silat.  Apalagi dia mendengar bahwa salah satu Pesilat Politani Samarinda juga mengikuti seleksi atlit  untuk Pra PON XX di Papua Tahun 2020 mendatang.  “Prestasi ini dari Kalian, mahasiswa dan untuk kalian mahasiswa.  Begitupun Direktur sangat mengapresiasi   kerja yang dilakukan  oleh bagian kemahasiswaan Politani yang terus mendorong dan memotivasi mahasiswa untuk terus ikut andil dalam setiap turnamen atau pertandingan,   prestasi demi  prestasi diraih, menunjukkan kalau Politeknik Pertanian Negeri Samarinda BISA. Seyogyanya mahasiswa memang  tidak hanya mengandalkan atau mempunyai IPK tinggi saja, tapi juga bagaimana mahasiswa itu  bisa menunjukkan prestasinya diluar akademik. Karena hal Ini juga berperan penting dalam menentukan masa depan kelak, tidak sedikit institusi dan perusahaan yang memprioritaskan prestasi diluar akademik terutama olahraga sebagai salah satu pertimbangan perekrutan,

Merupakan suatu kebanggaan bagi Institusi  atas prestasi yang telah diberikan teman-teman dari Tim Pencak Silat Politani, semoga kedepan semakin maju dan terus mengharumkan nama kampus politani samarinda, Jayalah Terus Politani. (Humas/AL)