Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (POLITANI) Program Diploma Dua, Diploma Tiga, dan Sarjana Terapan Ke XXIX tahun Akademik 2018/2019 kembali dilgelar, Rabu (02/10/2019). Pada prosesi wisuda ini, sebanyak 366 wisudawan dan wisudawati resmi menjadi alumni Politani. Prosesi wisuda kali ini dilaksanakan di Hotel Harris Samarinda, dihadiri oleh Gubernur yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Setdaprov Kaltim HM Yadi Robyan Noor,  Direktur dan Jajaran Pembantu Direktur, Senat, Ketua Jurusan, Staf Dosen, Alumni, Undangan, para wisudawan dan orang tua wali wisudawan.

Wisudawan wisudawati Politani kali berjumlah 366 orang dari 9 program studi  ditambah 1  dari program PDD Budidaya Tanaman Perkebunan adapun riciannya yaitu 15 orang dari program studi PDD BTP jenjang D2, 31 orang dari Pengelolaan Hutan jenjang D3, BTP jenjang D3 sebanyak 32 orang, Pengelolaan Lingkungan jenjang D3 sebanyak 58 orang, Teknologi Geomatika dengan jenjang D3 sebanyak 39 orang, Program studi Pengelolaan Hasil Hutan dengan jenjang D3 34 orang, Teknologi Hasil Perkebunan jenjang studi D3 36 orang, Program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) jenjang D3 sebanyak 9 orang. 

Dalam laporannya, Pembantu Direktur I Bidang Akademik Politani, Dr. Heriad Daud Salusu S.Hut.,MP membacakan daftar Wisudawan  terbaik tingkat Politani tahun 2019, untuk wisudawan terbaik I diraih oleh Pasaribu Melva Tama dari program studi Teknologi Hasil Perkebunan dengan IPK 3.94 Predikat Dengan Pujian, terbaik kedua Yunita Putri Arinda  dari prodi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak   dengan IPK 3,92 dan terbaik ketiga diraih oleh Kiki Hartanti  dari program studi Budidaya Tanaman Perkebunan dengan IPK 3,92  dengan predikat Pujian. 

Sementara dalam sambutannya, Hamka S.TP.,M.Sc.,MP  selaku Direktur POLITANI memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati  yang telah mencapai  tahap ini setelah melalui proses perkuliahan dan perjuangan yang panjang,  terkhusus terimakasih kepada para orangtua yang telah mempercayakan kampus Politani  sebagai tempat anak-anaknya untuk belajar dan mengenyam pendidikan tinggi.  Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ikatan  Alumni yang telah menunjukkan  komitmen kepeduliannya terhadap Politani Samarinda dengan cara pemberian bantuan finansial kepada beberapa mahasiswa yang kurang mampu serta kerjasamanya dalam rekrutmen alumni dan membantu dalam promosi mahasiswa baru.  Lebih lanjut Direktur memaparkan bahwa banyak hal yang didapat dan telah diraih seperti prestasi yang telah banyak diukir oleh mahasiswa, perkembangan kerjasama semakin pesat yang mampu mendukung kemajuan Politani, ini  adalah berkat kerjasama dan dukungan yang kuat dari para pengelola dan  jajaran staf yang memiliki spirit yang sangat kuat untuk membangun Politani samarinda, beragam kegiatan yang kreatif dan inovatif bermunculan sehingga suasana kampus menjadi hidup dan menimbulkan rasa optimis  bahwa Politani bisa seperti perguruan tinggi lainnya.

Seyogyanya yang hadir memberikan orasi ilmiah  Kepala Bidang Perencanaan Pengembangan Iklim Penanaman Modal, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan

Terpadu Satu Pintu  (DPMPTSP Prov Kaltim), Bambang Iwan Priyatna, ST, MT.  dengan judul “Transformasi Ekonomi dan Penyiapan Tenaga Kerja di Era Industri 4.0 di Kalimantan Timur”. Namun  karena beliau  lagi sakit, maka digantikan oleh ibu Dra. Otty Eka Permana I, SH.,MAP Kabag. Pengaduan dan Informasi Perijinan.  Dalam orasi tersebut dikatakan bahwa  dengan wisuda ini  berarti ada tambahan sumberdaya manusia yang berkualitas dan siap memasuki dunia kerja dan dunia usaha  di Kalimantan Timur, yang dapat berpartisipasi dan berperan aktif. Dinamika pembangunan baik kebijakan eksternal domestic maupun tuntutan masyarakat global, menuntut pemerintah daerah untuk mampu membangun visi pembangunan regional ke depan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi tinggi sekaligus mensejahterakan rakyat tanpa meninggalkan siapapun dan merusak lingkungan.  Sejarah pembangunan wilayah yang mengejar pertumbuhan ekonomi dengan mengandalkan keunggulan komparatif berupa kekayaan sumber daya alam yang berlimpah harus ditinggalkan ke arah kemampuan untuk membangun daya saing tinggi (competitive adventage).  

Lebih lanjut dijelaskan bahwa salah satu isu penting dalam proses transformasi ekonomi Kalimantan Timur adalah penyiapan tenaga kerja yang link and match dengan dunia industry, tantangan akan semakin besar dan nyata dihadapi di era Industri 4.0, dimana perubahan sangat cepat terjadi.  Kemajuan teknologi memungkinkan terjadinya otomatisasi hampir di semua bidang.  Teknologi  dan pendekatan  baru  yang menggabungkan dunia fisik, digital dan biologi secara fundamental akan mengubah  pola hidup dan interaksi manusia.  Banyak tantangan dunia Pendidikan yang diperlukan guna menghasilkan kompetensi lulusan yang mampu beradaptasi dengan dunia kerja di Era revolusi industry 4.0.  Perguruan tinggi harus menstimulus dan memfasiitasi peserta didik serta masyarakat Pendidikan untuk menguasai data dan informasi secara global, diharapkan bahwa perkembangan Pendidikan berbasis vokasional dengan ragam keterampilan mampu menghasilkan lulusan yang lincah, adaptif dan sensitive terhadap perubahan lingkungan industry dan ekonomi.  Seluruh hasil pembangunan dan cara kita melakukan pembangunan harus memegang teguh prinsip berkelanjutan yaitu pemenuhan kesejahteraan masyarakat kaltim, dimana proses pembangunan yang dilakukan untuk mencapai keseimbangan antara kesejahteraan ekonomi, social dan lingkungan yang harmoni dan berkelanjutan menuju Kaltim Berdaulat, jelasnya mengakhiri pemaparannya. 

Semoga wisudawan dan wisudawati  bisa mengamalkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dibangku kuliah  ditengah-tengah masyarakat, untuk menyongsong masa depan yang lebih baik dan dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia. (Humas/AL)