Samarinda (06/8/2019). Politeknik Pertanian Negeri Samarinda melalui P2M menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Jurnal Internasional yang dilaksanakan di ruang rapat lantai 3 Politani Samarinda  Kalimantan Timur. Kegiatan ini berlangsung  selama sehari diikuti oleh Dosen perwakilan dari masing-masing prodi dalam lingkup Politani.

Kegiatan Pelatihan Jurnal Internasional ini dibuka secara resmi oleh bapak Direktur  Politeknik Pertanian Negeri Samarinda  Hamka S.TP.,M.Sc.,MP. dengan menghadirkan narasumber bapak  Prof. Dr. Oech. troph. Purnawan Chandra.,M.S.  dari Universitas Mulawarman (Unmul). Beliau yang merupakan lulusan dari Christian-Albrechts Universitaet Zu Kiel, Jerman (2000) dan  telah berpengalaman dalam menulis artikel dan telah menerbitkan beberapa tulisannya di Jurnal Internasional.

Tujuan terselenggaranya kegiatan ini adalah untuk membangkitkan motivasi untuk mempublikasikan artikel pada jurnal internasional, memotivasi  pentingnya publikasi ilmiah  serta menulis jurnal bagi dosen, karena  keberadaan artikel ilmiah pada jurnal internasional diperlukan untuk menunjang sebuah perguruan tinggi semakin tinggi jumlah publikasinya. Publikasi di jurnal internasional merupakan alat untuk membangun reputasi individu dosen dan universitas tempatnya mengabdi. Hanya saja permasalahan yang banyak dihadapi dan dialami adalah masih kurangnya publikasi dosen dalam jurnal internasional yang bereputasi, faktor yang mempengaruhi antara lain belum semua dosen terlatih dalam penulisan draft naskah jurnal internasional, kemampuan berbahasa Inggris juga menjadi kendala yang paling banyak dirasakan para dosen.  Kurangnya penguasaan teknologi, Kendala lain adalah ketersediaan waktu yang sedikit untuk menulis dan melakukan riset, sebab ada beban kerja yang tinggi, yakni waktu sangat tersita untuk mengajar dengan jumlah mahasiswa yang banyak, membimbing tugas akhir, membimbing magang, melakukan pekerjaan administrasi hingga tugas-tugas struktural.

Prof. Chandra pada pemaparannya menjelaskan publikasi ilmiah dalam bentuk jurnal adalah salah satu jantung dari sebuah perguruan tinggi. Tanpa itu, lanjutnya, perguruan tinggi tak akan memiliki gaung atau arti.   bahwa jurnal terdiri dari beberapa kategori diantaranya Jurnal Nasional, Jurnal Internasional dan Jurnal Internasional yang bereputasi.  Jurnal Internasional yang bereputasi  yaitu terindeks oleh pemeringkat internasional yang diakui oleh Kementerian, mempunyai  impact factor   > 0,1 dari SCImago Journal and Country Rank (SJR) paling rendah Q3 (quartile tiga).

Lebih lanjut Narasumber menjelaskan  bahwa H-Index  merupakan konsep yang menggambarkan pengaruh dari author dari segi jumlah publikasi dan dari seberapa banyak publikasi author tersebut dirujuk oleh author lain. 

Pada Kegiatan pelatihan ini  Narasumber juga   memberikan trik dan tips kepada peserta dalam menembus publikasi pada jurnal ilmiah internasional yang bereputasi, bagaimana mencari  jurnal yang baik untuk publikasi, bagaimana mencari referensi yang baik dengan menggunakan program Mendeley, Menurut Prof. Chandra Mendeley adalah sebuah perangkat lunak yang kelahirannya diilhami oleh sebuah upaya untuk mengintegrasikan “citation & reference manager” ke dalam sebuah jejaring sosial. Dengan jejaring semacam ini, peneliti di berbagai belahan dunia dapat berkolaborasi dan melakukan sharing data penelitian. Mendeley merupakan salah satu perangkat lunak manajemen referensi berbasis open source yang dapat diperoleh secara gratis dan  merupakan kombinasi dari aplikasi desktop dan situs web yang dapat digunakan untuk mengelola, berbagi, dan mencari referensi.  

Dengan adanya kegiatan pelatihan seperti ini diharapkan jumlah dosen menulis jurnal lebih meningkat lagi  ujar Prof.Chandra. Humas/AL).