• Syekh Izzat Ahmed Said Alswerki (Jubah Cokelat) dan Hamka (Kopiah Hitam) tengah foto bersama seusai buka puasa bersama di Politani Samarinda

Dalam rangka menyemarakkan suasana Ramadan di Kampus Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Samarinda, UKM Elkalam kemarin mengundang dua syekh dari Pelestina dalam acara terpisah. Syekh Izzat Ahmed Said Alswerki dan Syekh Osama I.M. Syekh Izzat Ahmed Said Alswerki yang juga Kepala Markas Quran di Jalur Gaza ini didapuk menjadi penceramah dalam kegiatan Elkalam yang berjudul Ramadan In Action. Dalam ceramahnya, Syekh menceritakan perjuangan negerinya, Palestina, untuk bebas dari penjajahan Negeri Zionis Israel. Sudah sangat banyak kekerasan yang dilakukan Tentara Zionis Israel terhadap penduduk Palestina. Terakhir, Ramadan pertama tahun ini, Tentara Zionis Israel membombardir kawasan Gaza Palestina. Salah satu lokasi yang jadi sasaran Bom Roket adalah rumah Ismail Haniya, Mantan Perdana Menteri Palestina. “Dan rumah Ismail Haniya bersebelahan dengan rumah Saya. Kami jadi sangat khawatir dengan keselamatan keluarga mendengar berita ini” tutur Izzat.

Ketakutan dan kekhawatiran selalu menyelimuti suasana di Palestina. Sebab ancaman dan tekanan selalu diberikan Tentara Israel kepada Penduduk Palestina. Sehingga tidak ada ketenangan yang bisa dinikmati warga Palestina. Padahal, ujar Izzat, Penduduk Palestina juga ingin merasakan kedamaian dan ketentraman seperti yang juga dirasakan penduduk di belahan bumi lainnya. Bisa melakukan puasa dengan khusu tanpa khawatir adanya ganggguan dari Tentara Israel seperti di negara muslim lainnya. “Saat ini Kami khawatir ke masjid-masjid. Sebab masjid tidak aman karena selalu jadi sasaran roket Israel” kisahnya.

Izzat mengharapkan dukungan dari seluruh negara di dunia. Termasuk dari Indonesia dan seluruh rakyatnya. Sebab yang terjadi di Palestina adalah bencana kemanusiaan. Salah satu bentuk penjajahan yaitu dari Negara Israel terhadap Palestina.  Ia berharap Indonesia dan rakyatnya bisa terus membantu penduduk Palestina dalam hal pasokan pangan, energi dan obat-obatan. Agar penderitaan penduduk Palestina bisa sedikit terkurangi. “Bentuk aksi untuk Palestina juga Kami harapkan dari rakyat Indonesia, agar Kami merasa tidak sendiri berjuang” harapnya.

Direktur Politani Samarinda Hamka dalam kesempatan yang sama menyatakan simpati yang mendalam terhadap perjuangan Palestina. Selain itu Hamka juga menyatakan sangat prihatin dengan penderitaan yang alami rakyat Palestina. Berbabagi tindak kekerasan dan serangan roket yang menghantam Palestina, khususnya Jalur Gaza bisa segera berhenti. Sehingga kehidupan bisa normal kembali.  Ia berharap masalah yang diharapi Palestina ini bisa segera mendapat jalan keluarnya. “Kami dukung kemerdekaan Palestina” tegasnya.

Di dalam sambutannya Hamka juga mengucapkan apresiasi kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Timur yang telah menfasilitasi kedatangan Syekh dari Palestina ini ke Politani Samarinda “ Saya juga ucapkan apresiasi kepada Elkalam yang telah membuat kegiatan penyemarak Bulan Ramadan tahun ini” ujarnya.  (bz)