Salah satu upaya untuk lebih memperkenalkan kampus Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani) khususnya Program Studi Teknologi Hasil Perkebunan ke dunia luar utamanya ke sekolah-sekolah yang ada di sekitar kampus, maka kegiatan workshop Pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil) yang pelaksanaannya di prakarsai oleh HIMA (Himpunan Mahasiswa THP) terlaksana dengan baik.
Workshop Pembuatan VCO ini dilaksanakan tanggal 10 April 2019, yang dihadiri oleh siswa-siswi dari beberapa SMA/SMK seperti SMK Muhammadiyah 2, SPP Samarinda, SMK 7 Samarinda. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Politani Bapak Huzmul Beze S.Hut,MP diawali dengan sambutan oleh bapak Elisa Ginsel Popang S.TP.,M.Sc selaku Ketua Program Studi Teknologi Hasil Perkebunan, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa VCO atau Virgin Coconut Oil merupakan minyak kelapa dengan tingkat kemurnian yang tinggi yang berbeda dengan minyak kelapa pada umumnya. VCO dibuat dari daging kelapa segar. Secara singkat cara membuatnya dengan mengekstrak santan dari daging kelapa. Kemudian dilakukan fermentasi. Bisa juga menggunakan enzim atau dilakukan secara mekanik dengan menggunakan centrifuge.
Praktek pembuatan VCO sendiri dipandu oleh Ibu Silvia Darmans SP selaku PLP (Pranata Laboratorium Pendidikan) Laboratorium Pengolahan Hasil Perkebunan. Di sela-sela praktek pembuatan VCO, Silvia Darmans menyampaian, bahwa workshop seperti Pembuatan VCO ini sangat penting bagi masyarakat Karena di wilayah Kalimantan Timur banyak pohon kelapa dan buahnya selalu berlimpah, sehingga harganya menjadi murah. Ketrampilan membuat VCO bagi masyarakat tentunya menjadi salah satu jalan keluar agar kelapa punya nilai jual tinggi, disamping itu VCO kaya akan manfaat dan khasit bagi kesehatan.
Siswa-siswi sangat antusian mengikuti sesi demi sesi. “Mereka memang ingin sekali memahami cara pembuatan VCO, agar mendapatkan pengetahuan tambahan tentang cara pembuatan VCO dari Kelapa sehingga bisa memiliki nilai tambah. Baik manfaatnya maupun nilai jualnya yang bisa tinggi. Kalau usaha ini dikembangkan, tentunya akan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. (AL)