• Direktur Politani Samarinda Hamka serahkan cindera mata kepada Plt Kepala Desa Bhuana Jaya Suwondo saat acara penandatangan kerjasama antara Politani Samarinda dengan Desa Bhuana Jaya

Politani Samarinda kembali membuat terobosan. Kini yang disasar adalah Desa Bhuana Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara. Dalam rangka meningkatkan perannya di masyarakat, Politani Samarinda membuat kerjasama pengembangan sumber daya manusia dan pengembangan wilayah. Dalam acara penandatanganan kerjasama pada Rabu (13/2) kemarin,  Direktur Politani Samarinda Hamka menyatakan kerjasama yang dijalin ini merupakan bentuk pengabdian Politani Samarinda sebagai perguruan tinggi ke masyarakat. Yaitu sebuah transfer pengetahuan dan teknologi yang dimiliki oleh perguruan tinggi ke masyarakat. “(Kerjasama) ini adalah awal untuk kerjasama berikutnya. Karena Kami berharap kerjasama ini terus meningkat” ucapnya.

Plt Kepala Desa Bhuana Jaya Suwondo dalam kesempatan yang sama juga menyatakan gembira dengan adanya kerjasama ini. Walau ia mengaku belum terlalu lama mengenal Politani Samarinda, namun Suwondo mengaku yakin bahwa langkahnya menjalin kerjasama ini tidak salah. Sebab untuk mengembangkan potensi desa khususnya di bidang pertanian yang menjadi andalan Desa Bhuana Jaya memerlukan pengembangan SDM dan perencanaan wilayah yang komprehensif. Politani Samarinda dianggapnya pas untuk memenuhi keinginan tersebut. Politani Samarinda diharapkan Suwondo mampu berperan jauh meningkatkan potensi pertanian Desa Bhuana Jaya menjadi lebih baik lagi dengan menggunakan pengetahuan dan teknologi yang dimiliki para ahlinya. Suwondo juga tidak ingin, potensi desa pertanian yang telah menjadi andalan desanya akan tergeser atau menurun. Apalagi di Desa Bhuana Jaya terdapat aktivitas pertambangan batu bara yang cukup masif. Pada waktu terakhir diakuinya sangat mengganggu aktivitas pertanian masyarakat desanya. “Desa kami ini adalah lumbung padi Kukar dan Kaltim” promosinya.

Suwondo juga menyampaikan bahwa program pengembangan SDM Desa Bhuana Jaya ini adalah sebuah program investasi jangka panjang yang sangat tepat. Apalagi saat ini dirinya memiliki kuasa terhadap pengelolaan dana desa. Ia berharap ini bisa menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan pengurus desa untuk memakmurkan rakyat. “Dengan dana sedikit yang Kami miliki, Kami ingin bisa membangun desa” pungkasnya. (bz)