Direktur Politani Samarinda Hamka menyatakan siap mengembangkan Akademi Komunitas Negeri Bulungan (AK Bulungan) menjadi politenik negeri di Bulungan Kalimantan Utara. Hal ini disampaikannya saat melakukan audensi dengan Bupati Bulungan H Sudjati, SH beserta jajaran pada Kamis (24/1) lalu di ruang rapat Bupati Bulungan. Walau masih berupa akademi komunitas, AK Bulungan ujar Hamka memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi politeknik negeri mandiri yang membuka  program sarjana terapan (D4). “Sekarang masih Diploma Dua, besok akan dikembangkan menjadi D4 sesuai dengan minat masyarakat” ujarnya.

Sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Utara, Tanjung Selor sangat pantas memiliki perguruan tinggi negeri seperti politeknik. Apalagi Kabupaten Bulungan, lokasi keberadaan AK Bulungan, memiliki program food estate 50 ribu Hektare untuk pengembangan perkebunan. Oleh sebab itu keberlanjutan program AK Bulungan yang telah berjalan sejak tahun 2016 tersebut mutlak adanya. Hamka berharap Pemkab Bulungan dan Pemprov Kalimantan Utara bisa memberikan dukungan operasional agar dunia pendidikan tinggi di Bulungan dan Kalimatan Utara bisa lebih baik lagi. Apalagi Politani Samarinda telah berpengalaman menjalankan pendidikan setara sarjana atau Diploma Empat (D4). “Komitmen Politani Samarinda ini sejalan dengan program Pak Bupati mengembangkan food estate-nya” ujarnya.

Bupati Bulungan H Sudjati, SH menyambut baik tekad dan komitmen dari Politani Samarinda tersebut. Dalam kesempatan yang sama Sudjati menyampaikan bahwa Pemkab Bulungan akan terus bersama-sama dengan Politani Samarinda mengembangkan AK Bulungan menjadi perguruan tinggi mandiri di Kalimantan Utara. Sebagai komitmennya, dalam waktu dekat ini Sudjati meminta kepada kalangan swasta bisa berpartisipasi mengarahkan Program Corporate Social Responsibility (CSR) ke AK Bulungan. “Saya minta setiap perusahaan swasta yang ada (di Bulungan) mengirim dan membiayai dua mahasiswa saja, Saya kira itu tidak mengganggu program CSR mereka” perintahnya kepada jajaran Pemkab Bulungan.

Direktur Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) Tria Suprajeni mengaku tidak keberatan dengan permintaan Bupati Bulungan tersebut. Sebagai pelaku industri swasta di Bulungan, PKN ujar Tria siap membantu Pemkab Bulungan mengembangkan dunia pendidikan. Salah satunya adalah Perguruan Tinggi Komunitas seperti AK Bulungan. Sebagai inisiator dan pendiri AK Bulungan, Tria menceritakan bahwa perjuangan pendirian AK Bulungan tidak mudah. Banyak pengorbanan yang telah dilakukan oleh banyak pihak. Setelah berdiri dan telah meluluskan dua angkatan, Tria menekankan keberlanjutan perguruan tinggi ini harus terus diperjuangkan. “Agar perjuangan Kita tidak sia-sia” ucapnya. (bz)