WORKSHOP KURIKULUM PRODI D4 REKAYASA KAYU POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI SAMARINDA SELASA, 16 OKTOBER TAHUN 2018

Politeknik Pertanian Negeri Samarinda pada tahun 2018 untuk pertama kali menerima mahasiswa baru pada Program Studi Rekayasa Kayu dengan jenjang Diploma 4. Program Studi ini menambah jumlah program studi jenjang D4 menjadi 3 Prodi yang sebelumnya telah eksis sebanyak 2 Program Studi. Program Studi D4 Rekayasa Kayu dalam proses administrasi perijinannnya telah mendapatkan ijin prinsip dan operasional dari Kemristekdikti pada tahun 2017 serta secara struktural berada di bawah Jurusan Teknologi Pertanian.

Sebagai sebuah Program Studi baru sudah tentu banyak hal yang perlu dipersiapkan dalam rangka untuk penyelenggaraan pelayanan pendidikan yang baik, dan hal yang paling penting dan strategis tentunya adalah kurikulum. Terkait dengan hal tersebut Program Studi D4 Rekayasa Kayu menyelenggarakan Workshop Kurikulum dalam rangka untuk pemantapan dan penajaman kerangka kurikulum yang telah ada.

Kegiatan workshop kurikulum Program Studi D4 Rekayasa Kayu diselenggarakan pada tanggal 16 Oktober 2018 dengan menghadirkan  Dr. Ir. Naresworo Nugroho, M.Sc dari Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Ir. Ignatius Adhitjahyo LM, MM dari Pendidikan Industri Kayu Atas (PIKA) Semarang sebagai narasumber utama yang membahas tentang konsep kurikulum dan implementasi pendidikan vokasi di politeknik. Selain itu workshop ini menghadirkan beberapa pihak terkait (stakeholder) yang berasal dari industri, lembaga dan institusi yang terkait dengan kayu diantaranya adalah PT Sumalindo Lestari Jaya Global, PT. Rimba Raya Lestari, PT Cahaya Samtraco Utama, PT Mutu Agung Lestari, PT Surya Hutani Jaya, PT Borneo Karya Persada, PT Kayu Alam Perkasa, PT Tirta Mahakam Roda Mas Group, PT Trustindo Prima Karya, PT Cahaya Tiara Plantation, KUB Bumi Hijau Lestari “Zwager Borneo” dan CV Bina Citra serta dihadiri pula seluruh staf pengajar di Program Studi Rekayasa Kayu.

Narasumber utama dan para stakeholder banyak memberikan masukan dan saran terkait konstruksi dan substansi kurikulum yang telah disusun sebelumnya oleh Program Studi Rekayasa Kayu menyesuaikan dengan profil lulusan yang diinginkan dengan kebutuhan industri.

Pemberian Cendramata kepada Narasumber Utama

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini bahwa seluruh stakeholder telah menyatakan komitmennya untuk secara terbuka bekerja sama dengan Program Studi D4 Rekayasa Kayu dalam hal memberikan dukungan untuk penyelenggaraan pendidikan yang akan diwujudkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dan pengelola Program Studi D4 Rekayasa Kayu akan segera melakukan penyesuaian kurikulum sesuai dengan hasil workshop yang telah dilaksanakan.(Created by ARZ/EN8)