BAKTI SOSIAL UNTUK BENCANA KEBAKARAN DI DAMANHURI, SAMARINDA

 

Gerakan Mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Samarinda menyalurkan bantuan kepada korban musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Sungai Pinang Dalam (Damanhuri ). Penyerahan bantuan ini sekaligus aksi solidaritas Politani dalam mewujudkan Tri Darma Perguruan Tinggi, Sabtu, 11 November 2017.

Hal ini ini dikatakan oleh Kordinator Gerakan Solidaritas Mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Andriansyah. Menurut Adriansyah, aksi ini dilakukan agar mahasiswa lebih aktif dalam membantu sesama khususnya pengabdian terhadap masyarakat.

“Kegiatan ini dilakukan agar mahasiswa lebih aktif dalam membantu sesama, terkhusus masyarakat sekitar yang mengalami musibah guna untuk menuntaskan Tri Darma perguruan tinggi yang mereka jalani,” katanya.

Andriansyah juga mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk keikhlasan dari mahasiswa Politani dalam melihat situasi di daerahnya. Penyaluran bantuan kepada korban musibah kebakaran di Damanhuri ini berupa kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya.

“Karena mahasiswa adalah salah satu barometer pergerakan yang dapat membantu dalam menyejahterakan masyarakat,. Mahasiswa menjadi harapan masyarakat,” tambahnya.

Penyaluran bantuan ini mendapatkan apresiasi dari Ketua RT setempat. Ketua RT 63 Kelurahan Pinang Dalam, Muhammad Said menyatakan dirinya sangat jarang melihat kalangan mahasiswa yang terjun langsung dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah.

“Ucapan rasa syukur dan terima kasih yang diberikan oleh mahasiswa Politani yang telah membantu warga RT 63 Kelurahan Pinang Dalam (Damanhuri) yang mengalami musibah kebakaran,” ungkap Said.

Ia juga mengatakan harapan ke depan bagi seluruh mahasiswa yang ada di Samarinda agar dapat melihat apa yang terjadi pada masyarakat sekitar dan terjun langsung berpartisipasi dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

“Saya harapkan untuk mahasiswa, khususnya kaum muda, dapat langsung terjun dan berpartisipasi kepada masyarakat,” pungkasnya. (*) Sumber.KlikSmarinda.